Ini langkah Kemenlu untuk mengatur kepulangan 700 jemaah haji lewat Filipina.
- Tim WowKeren
- Jumat, 16 September 2016 - 19:55 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, 177 WNI Indonesia sempat ditahan oleh pihak imigrasi Filipina. Mereka tersandung kasus paspor palsu lantaran ingin berangkat haji dengan memanfaatkan kuota dari negara itu.
Namun rupanya, kasus serupa tidak hanya menimpa 177 jamaah haji tersebut. Diketahui ada sekitar 700 WNI yang lolos berangkat haji dengan menggunakan paspor palsu Filipina.
Akibatnya, para WNI tersebut tidak bisa langsung pulang ke Indonesia. Kementerian Luar Negeri mengatakan 700 WNI itu akan pulang dari Arab Saudi melalui Manila, Filipina.
"Perkiraan 700 orang Indonesia adalah dari angka tersebut (di antara 7.052 jemaah yang kembali ke Filipina). Pada pemulangan tanggal 19 (September), diperkirakan akan tiba 1.049 orang melalui tiga kloter, diindikasikan di dalamnya terdapat warga negara asing, tapi sejauh ini kita belum tahu ada berapa WNI dan berapa warga negara Malaysia," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sendiri telah menugaskan tim khusus yang dipimpin oleh Lalu Muhammad iqbal untuk mengatur kepulangan ratusan WNI tersebut. Mereka telah berangkat ke Manila sejak, Rabu (14/9).
Sementara itu, Presiden Jokowi dan Presiden Duterte sebelumnya telah sepakat jika para WNI tersebut adalah korban. Oleh karena itu, pihak Filipina akan menggunakan alur khusus sehingga ratusan jemaah itu bisa segera pulang ke Tanah Air.
(wk/)