Begini penanganan para korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di Garut dan Sumedang, Jawa Barat.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 September 2016 - 09:51 WIB
WowKeren - Banjir bandang dan longsor yang menimpa Garut dan Sumedang, Jawa Barat menuai simpati banyak pihak. Akibat musibah alam itu, banyak bangunan yang rusak dan sejumlah warga menjadi korban.
Diketahui jumlah korban tewas bertambah menjadi 23 orang, sementara 18 lainnya masih hilang. Tidak hanya itu, sebanyak 433 warga juga harus mengungsi lantaran tempat tinggalnya digenangi banjir.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei mengatakan jika saat ini para pengungsi itu ditempatkan di Markas Komando Resort Militer 062 Tarumanegara, Garut. "Pengungsi ditempatkan di aula Korem dalam keadaan baik. Ketersediaan makanan, air bersih cukup. Plus bantuan dari masyarakat," ujar Willem.
Ia juga mengungkap jika Bupati Garut Rudi Gunawan telah menyediakan rumah susun dengan kapasitas 100 orang untuk pengungsi. Tidak hanya itu, partisipasi masyarakat untuk membantu juga cukup baik. Berdasarkan data terbaru diketahui jumlah relawan mencapai 360 orang dari 16 lembaga.
Lebih lanjut, pihak BNPB juga telah mengirimkan logistik berupa makanan dan kebutuhan lainnya senilai Rp 2 miliar. Mereka juga melakukan pemeriksaan untuk mengetahui dampak bencana secara tepat.
(wk/)