Begini pengalaman traumatis yang harus dihadapi para WNI selama disandera kelompok Abu Sayyaf.
- Tim WowKeren
- Senin, 26 September 2016 - 11:19 WIB
WowKeren - Sejumlah WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf telah berhasil dibebaskan. Diketahui sebanyak empat orang asli Indonesia telah dipulangkan kembali ke Tanah Air.
Mereka antara lain adalah Theodorus Kopong (46) asal Flores, Lorens Koten (34) dari Kalimantan Utara, Herman Manggak (32) warga Sulawesi Selatan dan Emanuel Arakian (46) asal Nunukan. Sabtu (24/9) mereka tiba di Indonesia dengan menumpang pesawat Singapura Airlines melalui Terminal 2D, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Dalam keterangannya baru-baru ini, para WNI itu sempat mengungkap pengalaman mengerikan yang mereka alami selama ditawan oleh kelompok Abu Sayyaf. "Kami ini ditodong pakai senjata api, disiksa juga," ujar Theodorus.
Theodorus mengatakan jika para sandera ditahan di kurungan yang kecil. Para tawanan WNI diletakkan di kurungan yang sama. "Kalau kami melawan, nyawa kami akan dihabiskan," imbuhnya.
Sementara itu, Staff Humas Kemenlu mengatakan jika kondisi mereka masih shock. Para WNI itu akan menjalani sejumlah pemeriksaan, kemudian dipulangkan ke keluarga masing-masing.
"Mereka masih trauma, tapi syukurnya selamat. Sehat fisik dan tidak kurang apa pun," ujar Staff Humas Kemenlu. "Setelah itu baru kami pulangkan keempat korban ini dengan pesawat reguler ke keluarganya masing-masing secara gratis."
(wk/)