Heboh Ahok Diduga Hina Al-Quran, Begini Pembelaan Partai
Nasional

Sebelumnya, Ahok dituduh menghina Al-Quran dengan mengutip ayat suci Al Maidah ayat 51.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kini kembali menjadi sorotan publik. Pria yang akrab disapa Ahok itu dinilai menghina Agama Islam dengan mengutip ayat suci Al Maidah ayat 51 dalam sebuah video viral.

Menanggapi hal itu, Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I, Nusron Wahid, memberikan pembelaannya. Ia mengaku sudah melihat secara utuh rekaman video yang menghebohkan publik terutama pada menit ke 23:40 sampai 25:35.

"Jadi, yang dituju atau dimaksud Ahok adalah orang yang membohongi. Bukan berarti ayat Al Maidah yang bohong," ungkap Nusron Wahid, dilansir dari Kompas, Jumat (7/10). Menurut Ketua PBNU ini, Ahok justru memberikan edukasi kepada warga agar memilih dengan cerdas.


"Justru Ahok menempatkan ayat suci secara sakral dan adilihung. Bukan alat agitasi dan kampanye yang mendeskreditkan," tambah Nusron Wahid. Ia juga menuding bahwa video yang disebarkan sengaja dipotong agar menimbulkan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.

"Ini sudah lebih dari seminggu berlalu, baru dimunculkan dengan dipotong secara tidak utuh. Jadi sungguh mengada-ada, dan ada unsur kesengajaan dengan memotong rekaman untuk dijadikan bahan menyerang Ahok," jelas Nusron Wahid. "Cara-cara seperti ini sungguh picik, tidak fair dan tidak beradab. Cara-cara ini sangat tidak sesuai akhlakul karimah."

Nusron Wahid juga menambahkan masyarakat yang hadir juga pasti keberatan jika betul Ahok melakukan seperti apa yang dituduhkan. "Faktanya sangat kuat kok. Yang hadir banyak dan menyaksikan. Konteksnya jelas, dan tidak ada unsur penistaan. Penggalan dan konteksnya juga relevan kok, jangan mau terjebak dengan politisasi pakai ayat," tukas Nusron Wahid.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait