'Pinky Promise' termasuk salah satu film yang wajib ditonton, ini alasannya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 18 Oktober 2016 - 16:32 WIB
WowKeren - Sebagai salah satu bintang film "Pinky Promise", Dhea Seto mengaku puas dengan kemampuan aktingnya. Senada dengan Dhea, Dea Ananda dan Chelsea Islan ternyata juga merasakan hal yang sama.
Saat berkunjung ke kantor WowKeren pada Selasa (18/10), ketiga artis cantik itu tampak begitu antusias. Meski mengaku suka geli saat melihat wajahnya di layar lebar, Dhea rupanya malah ketagihan menyaksikan saat bermain dalam "Pinky Promise".
"Aku paling susah untuk menilai diri sendiri. Kadang melihat muka di layar lebar jadi geli. Tapi enggak tahu kenapa di film ini aku malah ketagihan nonton," ujar Dhea seraya tersenyum manis. "Aku tertarik nonton terus karena ceritanya menarik. Aku puas banget dengan semua cast di sini, bagus sekali. Secara kseluruhan aku puas."
Tak mau kalah, Chelsea pun merasa puas. Meski menjadi cameo dalam "Pinky Promise", Chelsea merasa puas dan tertantang apalagi ia berperan sebagai dirinya sendiri.
"Agak susah untuk menilai diri sendiri, lebih baik kita menanyakan ke orang yang menonton. Tapi yang pasti, film ini untuk aku sebuah challenge baru," sahut Chelsea. "Di sini justru seperti mengenali diri sendiri. Jadi apa adanya sendiri, jujur saja saat memeraninya."
Sedangkan Dea juga merasa tertantang saat berperan sebagai Vina. Apalagi Dea harus mengeluarkan ekspresi kepedihan yang begitu mendalam.
"Saya paling enggak suka melihat diri sendiri di bioskop. Apalagi tantangannya saya termasuk challenge terberat menjadi Vina karena membayangkan saja enggak mampu" ujar Dea. "Saya harus masuk ke pikirannya Vina, apa yang dirasakan dan kepedihannya. Itu tantangan tersendiri dan ekspresi itu yang harus saya keluarkan. Saya enggak tahu penonton bisa menangkap atau tidak."

Sementara itu, "Pinky Promise" termasuk salah satu film yang wajib ditonton. Tak hanya mengedukasi, film garapan sutradara Guntur Soeharjanto ini juga sangat menghibur dan menginspirasi.
"Ini wajib banget ditonton. Semoga dari film ini semakin banyak lagi yang aware terhadap breast cancer," tambah Chelsea. "Penyakit breast cancer pembunuh nomer satu di Indonesia. Dengan film ini, semua itu tersampaikan moral-moral dan pesannya."
(wk/)