Anak Anda Mudah Marah? Pahami Sikapnya dan Redakan dengan Ini
SerbaSerbi

Simak penyebab buah hati anda menjadi lebih pemarah dan redam dengan berdamai dengannya.

WowKeren - Beberapa waktu belakangan kerap terdengar perseteruan murid dan guru. Bahkan ada anak yang masih duduk di Sekolah Dasar tampak berani membentak dan mengatai gurunya. Mungkin anda bertanya-tanya apa yang menyebabkan anak itu menjadi lebih pemarah?

Anak sedang berkembang dan lingkungan menjadi penyebabnya. Anda tidak perlu bingung, cukup pahami tingkah lakunya. Berikut penyebab anak anda menjadi lebih pemarah dan bagaimana mengurusnyaa:

  • Kesedihan
  • Ada banyak hal yang membuat anak anda bersedih. Misalnya orang tua yang berbeda pendapat, teman pindah sekolah, tidak ada diaja bermain, perceraian, kematian dan orang tua yang bekerja hingga larut.

  • Ketakutan
  • Anak yang pemarah bisa dipicu ketakutan. Ada banyak hal penyebab ketakutan itu muncul. Misalnya tidak makan, perasaan terluka dan sedang bermain dengan hal yang dilarang.

  • Frustasi
  • Anak mendadak menjadi pemarah bisa karena dia sedang frustasi. Misalnya karena masa berkembang kemampuan sosial, sisi akademik yang menurun dan tidak bisa mengontrol diri.

  • Kesalahan
  • Kesalahan bisa membuat anak anda menjadi lebih pemarah. Hal itu bisa didasari karena gagal mencapai tujuan, melukai perasaan teman maupun karena pelecehan seksual.

  • Kecewa
  • Anak anda bisa menjadi pemarah karena kecewa dengan sekitarnya. Misanya tidak diundang ke pesta, kalah bermain dan perubahan rencana liburan.

  • Malu
  • Mungkin anda memiliki anak yang malu tampil di depan publik. Namun suatu ketika dia tidak setuju dengan anda dan marah. Mungkin dia sedang merasa bodoh, tak berguna dan dihiraukan.

  • Cemburu
  • Buah hati anda bisa saja marah mendadak. Anda tidak perlu bingung mungkin saja dia sedang cemburu. Hal yang bisa mendasarinya adalah karena teman bermain, teman sekelas dan saudara.


  • Terluka
  • Tidak perlu bingung ketika anak anda berubah menjadi lebih pemarah. Mungkin saja dia merasa sakit hati dan terluka. Hal itu didasari tidak dihiraukan, ditinggal dan dikhianati.

  • Gelisah
  • Anak anda memiliki masalah yang dapat mempengaruhi psikisnya. Misalnya ketika dia menjadi lebih pemarah. Hal itu didasari tugas sekolah, tekanan pertemanan dan gangguan kecemasan.

  • Sakit Hati
  • Anak yang menjadi lebih pemarah bisa dikarena sedang sakit hati. Penyebabnya karena kemampuan akademik rendah, ketidakmampuan mengontrol diri dan penyimpangan emosi.
Tidak ada kondisi yang tanpa sebab. Bila anak menjadi lebih pemarah, anda perlu memahami penyebabnya. Bila sudah marah anda bisa meredakan anak dengan berdamai. Berikut hal-hal yang bisa anda lakukan untuk meredakan amarah anak:
  • Komunikasi yang Baik
  • Bangunlah komunikasi yang hangat dengan anak-anak. Jangan membuat jarak dengan dia. Anggaplah anak-anak sebagai sahabat begitu pula sebaliknya. Yakinlah ketika komunikasi dengan anak sudah bisa terjalin dengan baik maka dia bisa mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan aspirasinya.

  • Memeluknya
  • Kadang kemarahan seorang anak bisa diakibatkan oleh hal yang sangat sepele. Misalnya seperti kurangnya kasih sayang atau perhatian dari orang tua. Biasakanlah memeluk anak atau menciumnya dengan tulus ketika akan berangkat bekerja. Cara ini terbukti ampuh untuk menenangkan perasaan dia.

  • Berikan Larangan yang Logis
  • Sebagai orang tua, anda wajib memberikan alasan yang logis kepada anak tentang larangan melakukan sesuatu. Bila itu menyangkut hal yang dapat membahayakan dirinya maka anda wajib menjelaskan risiko yang dapat terjadi bila dia memaksa untuk melakukannya.

  • Berikan Teladan
  • Orang tua yang dalam kesehariannya sering marah maka anak dapat terpengaruh oleh kebiasaan tersebut. Bila menginginkan anak-anak dapat mengendalikan emosi maka anda harus berusaha menahan diri.

  • Tak Gugup dan Tenang
  • Ketika anak marah di tempat umum, sebagai orang tua tidak boleh gugup dan harus tetap tenang. Jangan balik memarahi anak-anak secara langsung atau bahkan memukulnya di hadapan orang banyak. Cara mudah yang bisa dilakukan adalah dengan menggendongnya lalu membawanya ke tempat yang lebih sepi. Anak anda dapat meredakan emosinya yang sesaat.
Menghadapi anak yang pemarah harus dengan sikap sabar. Dengan emosi yang menggebu tidak akan membuat dia memahami alasan anda melarangnya. Lakukan dengan hati-hati.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait