Simak penuturan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengenai hal itu di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Oktober 2016 - 13:47 WIB
WowKeren - Kasus penipuan dengan modus menggandakan uang yang dilakukan Kanjeng Dimas Taat Pribadi sudah banyak tersiar di Indonesia, termasuk di Probolinggo. Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menuturkan warga tak mampu di sana sama sekali tidak tertarik menggunakan jasa Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk menggandakan uang.
"Saya tanya ada yang punya utang, mereka menjawab banyak. Terus saya tanya apa tidak ada yang kepingin uangnya digandakan, jawab mereka tidak," kata Khofifah dilansir Liputan6, Senin, 24 Oktober saat bertemu warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). "Tapi, yang punya uang miliaran yang justru kena gravitasinya Dimas Kanjeng."
Dimas Kanjeng sendiri berhasil mendapat banyak pengikut, banyak diantaranya tersebar di Kabupaten dan Kota Probolinggo. Setelah Dimas Kanjeng tertangkap polisi, seluruh aset miliknya yang tersebar di sana telah disita penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.
Selain itu, penyidik juga menemukan uang tunai Rp 66 juta di rumah utama Dimas Kanjeng dan uang tunai Rp 22 juta di rumah istri ketiga di Kraksaan.
(wk/)