Berikut kebiasaaan yang kerap anda jalani dan ternyata dampaknya hanya mitos saja.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Oktober 2016 - 08:05 WIB
WowKeren - Karena ingin sehat, anda melakukan apa pun agar tubuh menjadi lebih segar. Kadang anda menerima semua informasi dari internet dan menerapkannya. Saking banyaknya informasi kesehatan, anda mengaplikasi dan menerima semua itu.
Sayang tidak semua hal itu benar dan terbukti kemanjurannya. Berikut kebiasaan dan hal tentang tubuh anda yang hanya mitos:
- Vitamin Dapat Jaga Kesehatan Anda Dengan hanya satu tablet vitamin, anda dapat meningkatkan kesehatan. Hal ini sebenarnya tidak akan terjadi. Vitamin hanya mengatur proses regulasi dalam tubuh. Anda harus berhati-hati tentang dosis tablet yang diminum karena jumlah yang berlebihan dapat membahayakan tubuh.
- Deosigenasi Darah Berwarna Biru Deoksigenasi adalah kemampuan untuk melepaskan kembali oksigen di akpiler jaringan. Darah yang kekurangan oksigen yang dipompa melalui pembuluh darah menuju jantung. Darah dalam proses ini yang pasti bukan biru melainkan merah tua. Dalam buku pelajaran sekolah kerap digambarkan berwarna biru. Hal itu untuk menekankan kontras dengan darah beroksigen. Pembuluh darah yang dapat dilihat melalui kulit biasanya tampak biru karena pembiasan cahaya.
- Gula Cokelat Lebih Sehat dari yang Putih Faktanya gula putih dan cokelat adalah hal yang sama. Keduanya berbeda dalam hal penggunaan molase yang memberikan warna. Gula cokelat sering keliru dianggap lebih sehat karena tidak semanis gula putih.
- Alkohol Bunuh Sel Otak Sejumlah besar alkohol yang dikonsumsi mempengaruhi proses metabolisme dalam tubuh dan dapat menyebabkan defisit oksigen. Hal ini dapat membahayakan hubungan antara sel-sel otak tapi tidak untuk selnya sendiri.
- Gula Buat Anak Lebih Aktif Gula tidak membuat anak-anak hiperaktif dan ini tidak lebih dari sebuah mitos. Gula berarti kalori dan kalori adalah energi. Ketika beberapa anak makan banyak hal yang manis, energi berasal dari sana. Tapi ingat bahwa gula berbahaya bagi gigi anak-anak.

Tidak semua hal berkaitan dengan tubuh anda adalah benar. Bisa saja hal-hal itu hanya mitos. Berikut fakta tentang tubuh yang tidak benar:
- Sel Saraf Tidak Bergenerasi Sel-sel saraf tidak dapat meregenerasi bukanlah fakta. Kematian sel-sel saraf adalah proses yang konstan dan sepenuhnya berjalan alami. Sel yang baru muncul di bagian yang berbeda di otak. Ketika seseorang merasa stres, ini adalah proses yang membuat sel-sel berfungsi dan berinteraksi satu sama lain.
- Otak Kiri Untuk Hal yang Kreatif dan Otak Kanan Untuk Logika Hal itu benar bila otak kiri bertanggung jawab untuk fungsi tertentu dan bagian kanan untuk yang lainnya. Tetapi para ilmuwan belum menemukan seseorang yang memiliki satu sisi yang lebih maju dari yang lain. Intinya adalah beberapa bagian dari fungsi otak sebagai sumber kreativitas anda. Hal itu terletak di kedua bagian otak.
- Tidur Harus 8 Jam Semua orang tahu bahwa tidur harus selama delapan jam. Namun rupanya setiap orang membutuhkan jumlah yang berbeda ketika tidur. Kelebihan dan kekurangan tidur dapat memiliki efek negatif pada kesehatan anda. Bagi sebagian orang, tidur cukup selama enam jam. Sementara yang lainnya merasa lelah bahkan kurang meski sudah 9 jam tidur.
- Antibiotik Bunuh Virus-Virus Antibiotik hanya membunuh bakteri. Influenza disebabkan oleh virus yang tidak bereaksi terhadap antibiotik. Dalam hal ini, aplikasi itu seperti menerapkan plester untuk menyingkirkan sakit kepala. Ya, hal itu tidak akan bekerja.
- Cokelat Timbulkan Komedo Para ilmuwan pernah melakukan percobaan dengan memberi cokelat pada puluhan orang yang berisi sepuluh kali lebih banyak dari yang normal. Ilmuwan membandingkan jumlah komedo orang-orang ini pada sebelum dan sesudah percobaan. dan tak ada perbedaan. Ini mungkin terdengar aneh tapi itu benar.
- Gula Membuat Candu Pada tahun 2009, sebuah buku keluar tentang hasil percobaan dimana tikus laboratorium diberi makan gula selama beberapa hari. Setelah mengalami diet ini, tikus tidak bisa hidup tanpa gula. Namun ketika percobaan diulang pada manusia, efek yang sama tidak terjadi. Tentu saja, manusia tidak bisa bertahan hidup pada gula saja.