Berikut hal-hal berkaitan dengan rasa cinta yang mungkin belum pernah anda ketahui.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 Oktober 2016 - 13:02 WIB
WowKeren - Perasaan jatuh cinta adalah sesuatu yang mengandung banyak kontradiksi, mudah kita pahami tapi sekaligus menyimpan seribu misteri. Mungkin anda bertanya-tanya bagaimana anda bisa mengalaminya. Anda juga kaget ketika merasa tidak akan jatuh cinta pada orang itu namun pada akhirnya merasakan hal itu juga.
Sepakar apapun seseorang, tidak akan ada yang bisa menakar kehadiran cinta, penyebab bisa berakhir ataupun bertahan. Berikut fakta mengenai jatuh cinta yang perlu anda ketahui:
- Butuh Waktu Hanya Seperlima Detik Untuk Jatuh Cinta Cinta bisa datang begitu tiba-tiba. Hanya sekedip mata ketika menatap seseorang atau sekitar seperlima detik pesan dari saraf bereaksi di otak. Tahukah anda, ada 12 area saraf otak yang terlibat saat orang jatuh cinta. Ketika tengah memikirkan seseorang yang dicintai, saat itulah anda melepaskan hormon neurotransmitter ke seluruh otak.
- Perbedaan Antara Cinta dan Hasrat Seksual Perbedaan saraf antara cinta dan hasrat seksual saling tumpang tindih dan kadang sulit dibedakan. Namun sebetulnya kedua hal ini sama sekali berbeda. Pada hasrat seksual, area yang aktif adalah emosi dasar melibatkan motivasi dan area berpikir. Sedangkan cinta, berdiri melampaui hasrat seksual.
- Berciuman Membantu Memilih Pasangan Dua penelitian tentang ciuman menemukan bahwa selain membuat seseorang merasa seksi, berciuman juga membuat seseorang menjadi lebih yakin dengan pasangannya dan ingin bertahan. Menurut survei ini bagi wanita, berciuman adalah hal yang amat penting. Sedangkan, bagi pria ataupun wanita yang sering berkencan, berciuman adalah salah satu tes penting untuk mengecek kandidat kencan. Apakah hubungan layak dilanjutkan atau tidak. Peneliti juga menemukan adanya hubungan antara banyaknya ciuman dengan pola hubungan jangka panjang dan kualitas hubungan. Ciuman ternyata memengaruhi kualitas hubungan. Namun demikian, berbeda dengan kuantitas seks, peneliti tidak menemukan kaitan antara kuantitas seks dengan tingkat kepuasan dalam hubungan.
- Pasangan Terlihat Semakin Mirip Setelah 25 tahun Bersama Anda mungkin seringkali melihat, orang-orang yang sudah menikah dalam waktu yang cukup lama, jika diperhatikan ada kemiripan pada mimik dan raut muka. Menurut mitos yang berkembang, mirip itu artinya memang berjodoh. Namun bagaimana penjelasannya? Secara ilmiah, kemiripan itu bisa jadi disebabkan oleh kesamaan asupan makanan dan lingkungan. Secara psikologis, kepribadian yang saling memengaruhi dan juga empati yang ditujukan selama bertahun-tahun turut membentuk kemiripan.
- Hubungan Jarak Jauh Bisa Bertahan Banyak orang beranggapan, hubungan jarak jauh adalah sesuatu yang mustahil. Sayangnya, situasi menentukan lain. Bukankah tidak semua orang bisa memilih kondisi yang ideal? Dari sudut pandang psikologis, ada dua faktor yang bisa membuat hubungan tetap terjaga yakni saling berbagi informasi secara intim dan mempunyai pandangan yang sama tentang pasangan yang ideal. Jika benar maka pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh ini memiliki tingkat kepuasan dan stabilitas yang sama.
- Pernikahan Modern adalah Sarana Pemenuhan Diri Lembaga pernikahan telah mengalami perubahan secara signifikan dalam beberapa dekade ini. Kalau dulu, motivasi orang menikah karena mencari kemapanan dan keamanan. Sekarang orang menginginkan pemenuhan psikologis dari pernikahannya serta bagian dari aktualisasi diri. Untuk itu, masing-masing pasangan perlu menginvestasikan cukup waktu dan usaha untuk bisa mencapainya. Sayangnya inilah yang seringkali diabaikan. Ketika dua hal itu tidak bisa terpenuhi sebaiknya pasangan perlu menurunkan tingkat ekspektasinya untuk meminimalkan kekecewaan.
- Tonton Film Bareng Bisa Minimalkan Kunjungan Terapi Sebuah penelitian yang dilakukan selama tiga tahun menemukan bahwa angka perceraian bisa turun hingga separuh setelah pasangan diminta menonton film tertentu. Tema yang ditonton adalah film menggambarkan tentang kehidupan pernikahan dan mendiskusikannya bersama pasangan.
- Uang Bukan Segalanya Di era yang serba komersil seperti sekarang, segala sesuatu bisa diperjual belikan. Banyak orang beranggapan, cinta bisa dibeli dengan menghujani hadiah pada pasangan. Padahal tidak selalu demikian. "Hadiah" tidak harus sesuatu yang membutuhkan uang. Sikap dan hal-hal kecil terkadang jauh lebih bernilai dalam menyiram cinta daripada hadiah mahal. Membuatkan teh, membantu membereskan pekerjaan rumah atau pujian-pujian kecil adalah hal yang bisa menguatkan cinta tanpa keluar uang.
- Empat Hal Akhiri Hubungan Selama lebih dari 40 tahun psikolog Profesor John Gottman telah menganalisis psikologi cinta. Dia diikuti pasangan dalam beberapa dekade untuk melihat penyebab hubungan yang langgeng. Ada empat hal yang dapat menyebabkan hubungan berakhir. Hal itu disebabkan kritik berulang, banyak ungkapan penghinaan seperti sarkasme, menjadi defensif dan blokade seperti tidak ada komunikasi.
- Hubungan Pasca Perceraian Bahkan setelah perceraian, hubungan tidak selalu berakhir terutama jika ada anak-anak. Sebuah studi dari berkaitan dengan parenting pasca perceraian telah menemukan bahwa jatuh cinta bisa menghilang karena 5 alasan. yakni, ayah menghilang, orangtua menjadi teman baik, pasangan melanjutkan hidup tapi tetap berhubungan baik, bertengkar hebat setelah perceraian dan musuh.