Masih SMA Bawa Pistol, Zayn Malik Didiagnosa Menderita ADHD
Selebriti

Zayn Malik mengaku dirinya adalah anak liar ketika masih muda.

WowKeren - Zayn Malik kembali membeberkan rahasia hidupnya kepada penggemar. Dalam buku autobiografinya, mantan anggota One Direction itu mengungkap sekelumit kisah masa mudanya yang cukup mengejutkan publik.

Zayn menuliskan bahwa dirinya adalah seorang anak nakal ketika masih duduk di bangku sekolah. "Aku tumbuh sangat liar," ujarnya dalam buku tersebut. "Aku tidak pernah bisa fokus, tidak bisa mengendalikan otakku. Aku terus-menerus terlibat dalam kesulitan."

"Suatu ketika, saat aku sekolah di Tong High School, aku memegang pistol di kelas. Itu tak berisi peluru atau apa pun, tapi aku membawanya kemana-mana," lanjut ceritanya. "Aku kemudian didiagnosis oleh dokter menderita super hiperaktif atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) seperti itulah mereka menamainya."


Sebelumnya, Zayn juga berkata jujur mengenai masalah gangguan pola makan yang dialaminya ketika masih menjadi anggota One Direction. Pelantun "Pillow Talk" itu mengaku tidak nafsu makan hingga berhari-hari lamanya. "Ketika aku kilas balik sekitar bulan November 2014, sebelum tur berakhir, aku merasakan sakit," tutur Zayn. "Sesuatu yang tidak pernah dibicarakan di depan umum sebelumnya. Aku menderita gangguan makan."

Untungnya, gangguan makan tersebut dapat disembuhkan setelah Zayn Malik meninggalkan One Direction. Dengan dukungan dari orangtua, kekasih Gigi Hadid itu mantap mengumumkan keluar dari 1D pada Maret 2015.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait