Simak beberapa kritikan dari para netter mengenai rencana tersebut di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Kamis, 03 November 2016 - 14:13 WIB
WowKeren - Jelang demo 4 November besok, sebanyak 300 polisi wanita (polwan) berhijab yang ditempatkan di garis depan untuk mereduksi emosi dan amarah massa demonstran banyak disorot oleh publik. Netter bahkan banyak melontarkan kritikan dan sindiran-sindiran terkait rencana meletakkan 300 polwan berhijab saat demo berlangsung 4 November besok.
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan, polwan akan mendapatkan tugas untuk berdialog serta membagikan permen dan minuman kepada massa demonstran.
"Polwan itu masuk dalam tim pengendalian massa awal sebagai negosiator. Kami harapkan kehadiran polwan bisa mereduksi emosi dan amarah," kata Awi di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu, 2 November. "Namanya juga negosiator, kita kedepankan persuasif, dialog, mereka (polwan) yang dialog."
Merasa janggal dengan rencana penempatan polwan berhijab itu, netter pun banyak melontarkan kritikan. "Kenapa polisi wanita yang malah ditaruh di barisan depan? Kalau ada apa-apa, polisi yang lain mau tanggungjawab?" komentar seorang netter bernama wallaby. "Bagi-bagi permen? Ini demo atau nonton sirkus? sekalian aja bagiin nasi bungkus," sindir netter lainnya bernama citroetz.
(wk/)