Alissa Wahid, Puteri Gus Dur ikut berpendapat terkait kasus penistaan agama yang dituduhkan pada Ahok.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 November 2016 - 16:37 WIB
WowKeren - Penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tengah menjadi topik bahasan yang mencuri perhatian banyak orang, Tidak terkecuali Puteri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid.
Dalam pernyataannya, baru-baru ini Alissa berpendapat ada kepentingan politik dalam kasus Ahok tersebut. Koordinator Jaringan Gusdurian ini mengatakan tindak provokasi muncul lantaran adanya upaya memanfaatkan situasi yang menyangkut agama.
"Itu yang saya maksud dengan manipulasi agama untuk politik ya," ujar Alissa dilansir dari Suara. "Karena kalau agama kemudian diberi pelintiran-pelintiran politik begini, ini jadinya mudah terprovokasi, kenapa? Karena atas nama tuhan."
Alissa menuturkan jika kasus ini masih menjadi kontroversi lantaran banyak pihak termasuk ulama yang berbeda pendapat. Ia juga mengaku setuju dengan pernyataan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu yang menyebutkan mengenai aktor politik.
"Nah kemudian ini bisa menjadi kontroversi, apa yang namanya penistaan? Siapa yang menyebutkan itu sebagai penistaan? Pakai ukuran apa? Para kyai dan ulama saja berbeda pendapat loh soal ini," imbuh Alissa. "Makanya saya setuju ketika presiden menyatakan bahwa ada aktor politik yang mungkin ikut memanfaatkan situasi ini, itu harus disisir dulu lah."
Lebih lanjut, Alissa menduga ada pihak-pihak memanfaatkan demo 4 November . "Kelompok-kelompok yang menginginkan mayoritanisme memanfaatkan itu sudah pasti bisa dilihat dari hitam putih. Aksi demo kemarin itu nuansa ada yang menunggangi pasti ada beberapa elemen, tapi ada banyak juga elemen kepentingan mereka yang menurut saya murni dan naif," pungkasnya.
Sementara itu, gelar perkara kasus penistaan agama ini diadakan Selasa (15/11). Namun, Ahok diketahui memilih tidak hadir dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya saja.
(wk/)