Sebuah Mobil Terseret Longsor di Bandung, 4 Orang Ditemukan Tewas
SerbaSerbi

Beginilah kondisi korban meninggal akibat longsor yang terjadi di Bandung Barat.

WowKeren - Minggu (13/11), sebuah longsor telah menimpa wilayah Bandung Barat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kolonel Masturi Kampung Karamat RT 07/06 Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang.

Longsor yang awalnya hanya menimpa sebagian bahu jalan tersebut ternyata memakan korban jiwa. Pasalnya, longsor menimbun mobil Toyota Kijang warna putih yang ditumpangi oleh sebuah keluarga. Mereka baru berhasil dievakuasi pada Selasa (15/11).

Keempat korban tersebut yaitu Ujang Tarsa (60), Rohendi (32), Firman (32), dan Utep Suherman (38). Mereka merupakan warga Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua.

Awalnya, pihak Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat, Dicky Maulana menuturkan tidak mengetahui identitas korban. Setelah pelat nomor mobil diketahui, barulah pihaknya dapat mengidentifikasi dan menghubungi keluarga korban.


Kronologi kejadian longsor di Lembang ini terjadi dalam beberapa tahapan. Yang pertama longsoran jurang di bawah jalan pada pukul 15:30 WIB. Ketinggian longsor 70 meter dan lebar 15 meter. Selanjutnya, longsor susulan dari tebing atas (samping Vila Pleasant Hill) pada pukul 19:15 WIB. Longsor berikutnya terjadi kembali pada pukul 21:30 WIB.

Keempat korban ini diduga terbawa arus longsor hingga terperosok jurang lalu tertimbun longsor susulan. Pihak keluarga menuturkan tidak dapat menghubungi mereka sejak Minggu (13/11).

Hingga kini longsor yang mengakibatkan terputusnya jalur Lembang-Cisarua ditutup demi keamanan. Kondisi jalan pun masih dipenuhi material longsoran. Selain itu penelusuran adanya korban lain juga belum dapat dilakukan.

"Berdasarkan pengamatan situasi pada hari Senin (14/11), tebing di atas jalan ada pergerakan tanah dan terjadi retakan," ujar Ade Ary selaku Kepala Polres Cimahi dilansir Detik pada Selasa (15/11). "Dari hasil rapat Kapolsek, Danramil, Camat, PNPBD dan aparat desa, diputuskan tidak ada tindakan selama dua hari karena berbahaya (kondisi tanah masih labil)."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!