Tuai Protes, Filipina Tetap Kuburkan Ferdinand Marcos di Makam Pahlawan
Dunia

Upacara pemakaman Ferdinand Marcos di makam pahlawan digelar secara rahasia.

WowKeren - Beberapa waktu lalu banyak masyarakat Filipina yang menyuarakan protesnya terkait pemindahan pusara Ferdinand Marcos ke makam pahlawan. Pasalnya semasa hidupnya, mantan presiden ini dikenal sebagai diktator yang kejam.

Meski begitu, Mahkamah Agung beberapa waktu lalu memutuskan untuk memindahkan jasad Ferdinand Marcos ke makam pahlawan. Kamis (17/1), upacara pemakaman tersebut akhirnya digelar secara rahasia, sesuai dengan permintaan pihak keluarga.

Kabarnya, jasad diktator itu dipindahkan menggunakan helikopter dari kampung halamannya di Ilocos Norte ke ibu kota Manila. Upacara itu dihadiri oleh sang istri, Imalda Marcos dan anak-anaknya.


Upacara pemakaman secara rahasia itu rupanya membuat sejumlah pihak marah. Pihak oposisi dan korban-korbannya menilai jika diktator itu dimakamkan seperti seorang pencuri.

Ferdinand Marcos sendiri merupakan Presiden Filipina yang memimpin dari 1965 sampai 1986. Selama kepemimpinannya ia dikenal sebagai diktator kejam yang melakukan sejumlah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Suami Imelda Marcos ini juga dituduh menggelapkan uang negara hingga USD 10 miliar untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!