Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendatangkan Coldplay ke Indonesia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 November 2016 - 07:55 WIB
WowKeren - Mulai 1 April mendatang, Coldplay akan menggelar tur "A Head Full Of Dreams" di Asia. Namun sayangnya, Indonesia lagi-lagi tidak termasuk dalam jadwal konsernya itu, meskipun fans mereka di sini terbilang cukup besar.
Berdasarkan seorang sumber yang berkecimpung di dunia promotor Tanah Air, ada beberapa alasan mengapa Coldplay belum juga memberikan sinyal untuk tampil di Jakarta. Ternyata untuk Coldplay tidaklah mudah, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah kondisi keamanan destinasi yang akan dikunjungi.
Seperti yang diketahui, tingkat kejahatan di ibu kota Indonesia ini terbilang cukup besar. Belum lagi, beberapa waktu lalu Jakarta ada demo besar yang membuat keamanan kota terganggu. Hal itulah yang kabarnya membuat grup band asal Inggris itu enggan datang ke Jakarta.
Selain itu, mereka juga punya standar tinggi untuk menggelar sebuah konser. Pelantun "Hymn For The Weekend" ini tidak mau jumlah penontonnya sedikit. "Minimum requirements yang diminta Coldplay adalah mereka bermain di depan penonton yang nggak kurang dari 40 ribu orang," ujar sumber itu.
Jika konser digelar di Jakarta, jumlah penonton 40 ribu orang hanya bisa diakomodir di Gelora Bung Karno, Senayan. Tapi sayangnya, stadion itu masih dalam tahap renovasi hingga saat ini. Jika digelar di MEIS Ancol ataupun SICC Sentul maka Coldplay perlu ada empat jadwal tampil untuk mencapai angka yang diinginkan.
Tidak hanya itu saja, Coldplay juga mau menyuguhkan aksi panggung yang spektakuler. Mereka ingin ada efek-efek api yang sulit dan berbagai macam gimmick.
"Pernah nonton konser Coldplay di YouTube? Nah pilih satu konser yang paling wow, mereka mau yang kayak gitu," ujar sumber tersebut. "Narik Coldplay sama dengan narik U2, tingkat kesulitannya sudah yang paling super. Itulah kesulitan narik band-band besar dari UK, mendingan yang dari US aja seperti Metallica gitu."
(wk/)