Sasar Gedung DPR, Teroris Majalengka Siapkan Bom Dua Kali Lipat Bom Bali
Nasional

Terduga teroris di Majalengka berencana meledakan Gedung DPR dengan bom yang dua kali lebih dahsyat dari bom Bali.

WowKeren - Baru-baru ini pihak Kepolisian berhasil menangkap terduga teroris di Majalengka berinisial RPW. Dari hasil pemeriksaan pelaku tersebut diketahui telah berniat memasang bom di sejumlah lokasi seperti Gedung DPR, Mabes Polri, dan Markas Komando Brimob Polri.

Tidak tanggung-tanggung, kabarnya bom yang tengah dirakit memiliki daya ledak yang luar biasa. Bahkan dua kali lebih kuat dari bom Bali.

"Sasarannya adalah Gedung DPR, Mako Brimob, Mabes Polri, kedutaan tertentu, stasiun TV, tempat ibadah, dan kafe," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Kombes Rikwanto. "Seperti bom Thamrin beberapa waktu lalu, mereka menyasar keramaian, mereka berani meledakkan, dan berani mati, itu gemanya mendunia. Jadi, ada efeknya."

Rikwanto mengungkap jika RPW dan kelompoknya meracik bahan-bahan kimia di laboraturium kecil di rumahnya. Antara lain seperti Dinitrotoluena (DNT), Royal Demolition Explosive (RDX), Heksametilendiamin Peroksida (HMTD), dan bahan peledak alco.


"Tinggal dikombinasikan lalu ditambah booster dan paku, maka tercipta bom yang dahsyat," imbuhnya. "Kalau kami bandingkan, bahan yang ditemukan di Majalengka bisa dua atau tiga kali kekuatan Bom Bali I dan II."

Belakangan diketahui jika RPW merupakan anak didik Bahrun Naim. "RPW belajar buat bom dan bergabung (dengan ISIS) sudah tiga tahunan. Tapi belajar kimia dari SMP," terangnya.

Sementara itu, RPW ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri di rumahnya Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (23/11). Dari hasil investigasi, RPW dan kelompoknya mengaku mengincar simbol-simbol demokrasi. "Kelompok radikal itu sangat antidemokrasi," pungkas Rikwanto.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!