Ada Skenario ISIS dalam Aksi Unjuk Rasa 4 November Lalu
Nasional

Terungkap rencana anggota ISIS untuk mendompleng kerusuhan yang terjadi pada demo 4 November lalu.

WowKeren - Pada 4 November lalu, ribuan anggota ormas islam sempat menggelar demo untuk menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera ditangkap. Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta non aktif itu tersandung kasus penistaan agama lantaran mengutip surat Al Maidah dalam salah satu pidatonya.

Meski telah diimbau untuk berlangsung damai, nyatanya kerusuhan sempat terjadi saat demo 4 November lalu. Bahkan, belakangan diketahui jika ada delapan anggota ISIS yang diduga berupaya mendompleng kericuhan saat itu.

Hal tersebut diketahui dari pemeriksaan sejumlah anggota teroris Hawariyun pimpinan Abu Nusaibah yang berbaiat ke ISIS baru-baru ini. "Bahwa pada tanggal 4 November 2016, pukul 19.30 WIB, setelah terjadinya bentrok antara massa dengan petugas keamanan, Abu Nusaibah memerintahkan Wandi Sopandi alias Abu Usama untuk mengumpulkan kelompok Hawariyun di Masjid Al Fatah, Menteng, Jakarta Pusat," terang Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar.


Pihak kepolisian sendiri berhasil mengamankan delapan orang terlibat jaringan tersebut. Menurut Irjen Boy mereka berencana berhadapan dengan polisi dan memanfaatkan kerusuhan yang terjadi untuk mengambil senjata.

"Tujuannya adalah agar berhadapan langsung dengan aparat keamanan dalam chaos, dan mencari kelengahan aparat keamanan untuk merebut senjata api atau apabila ada senjata yang jatuh segera ambil," imbuhnya. "Namun bentrok sudah berhasil dikendalikan oleh aparat kemanan. Sehingga kelompok pimpinan Abu Fatir bergabung dengan massa yang ada di DPR."

Sementara itu, beberapa waktu lalu Densus 88 telah berhasil mengamankan anggota teroris di Majalengka. Mereka kabarnya berencana meledakkan Gedung DPR dan sekitarnya dengan bom yang berdaya ledak dua kali lebih kuat dari bom Bali pada akhir tahun.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!