Simak bagaimana hasil 'perburuan' Risma dan tim BNN dari blusukan ke sekolah-sekolah di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Kamis, 01 Desember 2016 - 15:34 WIB
WowKeren - Melihat kenyataan miris bahwa peredaran narkoba sudah menyasar para pelajar, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengadakan agenda blusukan ke sekolah-sekolah di Surabaya. Agenda tersebut dilakukan untuk mencari para pengguna ataupun pengedar.
Risma dan BNN memang telah membentuk tim khusus. Tim ini aktif masuk lembaga pendidikan untuk melakukan tes narkoba secara acak pada pelajar.
"Sekarang tim kita turun ke SD dan SMP bersama BNN. Kalau ketemu anak anak selalu ada tes narkoba," kata Risma usai memberi ceramah dan penyerahan bantuan di SMP Kartika dan SMK Siang di Simogunung Barat Tol I, Kamis, 1 Desember.
Dalam tes urine yang digelar BNN Kota Surabaya di SMP Kartika dan SMK Siang, dinyatakan 5 pelajar positif mengandung narkoba. Untuk itu, Risma akan berkoordinasi dengan BNN Kota Surabaya untuk melakukan pembinaan dan rehabilitasi pada siswa yang positif narkoba.
"Kita treatment secara khusus, agar anak tidak makin terperosok. Sekarang penanganannya tidak ditahan tapi direhab. Tapi tergantung pendalamannya, karena ada yang memang sudah jadi pengedar. Kita tunggu hasilnya BNN," jelas Risma.
BNN Kota Surabaya mencatat jumlah pelajar pengguna narkoba di Kota Surabaya pada Januari-November 2016 sebanyak 200 pelajar. Jumlah ini meroket dibandingkan Tahun 2015 yang hanya 65 pelajar.
(wk/)