Izinkan Wanita Wajib Militer, AS Bersiap untuk Perang?
Dunia

Ini pertimbangan Presiden Barack Obama mendukung draft yang mengizinkan wanita untuk wajib militer.

WowKeren - Amerika Serikat dikabarkan membuat perubahan kebijakan di bidang militer. Baru-baru ini, Presiden Barack Obama menyatakan dukungannya untuk draft untuk mengizinkan wanita melakukan wajib militer.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional, Ned Price baru-baru ini mengatakan jika Presiden Obama sudah melihat kemampuan perempuan di daerah konflik seperti, Afghanistan dan Irak. Oleh karenanya kini kesempatan untuk wanita di dunia militer juga terbuka lebar.

"Dengan dihapuskannya peraturan dinas militer yang lama, saat ini pemerintah mulai bersikap logis dan berpikir untuk mengizinkan wanita mendaftar dalam program Selective Service," terang Price.


Meski begitu, keputusan mengenai perubahan tersebut masih menunggu hasil kongres. Namun hingga saat ini parlemen belum juga mengkaji draft tersebut.

Gedung putih sendiri menegaskan jika penerapan kebijakan itu tidak dipaksakan kecuali dalam keadaan darurat, seperti perang dunia. Saat ini wacana ini tengah menjadi topik pembicaraan hangat dan menuai pro kontra.

Sementara itu, Pentagon sendiri telah mengimbau semua posisi untuk membuka peluang bagi wanita. Namun sejumlah pemimpin militer menolak menurunkan standar fisik dan hanya bersedia membuat lebih banyak kesempatan wanita untuk bekerja di bidang ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!