Rating Berjaya, 'Anak Jalanan' Harus Hadapi Deretan 'Cerita Pahit' Ini Selama 2016
TV

Rating tinggi ternyata tak menjamin 'Anak Jalanan' lepas dari sederetan 'cerita pahit' berikut ini.

WowKeren - "Anak Jalanan" menjadi salah satu sinetron terfavorit saat ini. Lebih dari satu tahun ditayangkan, sinetron SinemArt ini masih saja unggul di deretan rating acara televisi. Namun menjadi favorit bukan berarti bisa lepas dari "ujian" berupa kontroversi. Berikut ini sederetan "cerita pahit" yang menghiasi "Anak Jalanan" selama 2016.

1. Berulang Kali Disemprit KPI

Mengangkat tema geng motor membuat "Anak Jalanan" kerap menyajikan adegan perkelahian dan juga balapan. Ini menjadikan sinetron Stefan William itu mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) lantaran dianggap membahayakan pemirsanya terutama kalangan remaja.

Tak hanya sekali, "Anak Jalanan" terhitung cukup sering diberi peringatan oleh KPI. Awal Januari 2016, KPI memberikan sanksi lantaran sinetron ini dianggap menampilkan banyak adegan kekerasan dalam salah satu episodenya. Kemudian pada pertengahan Februari 2016, "Anak Jalanan" kembali ditegur KPI. Masalahnya masih sama, sinetron ini dianggap kembali menayangkan adegan berbahaya dalam salah satu episodenya. Atas pelanggaran ini, KPI memberikan sanksi berupa Teguran Tertulis Kedua untuk "Anak Jalanan".

Di penghujung 2016, "Anak Jalanan" lagi-lagi mendapat teguran dari KPI. Kali ini, KPI memberikan teguran lantaran Natasha dianggap salah melakukan adegan salat dalam salah satu episode. Namun, teguran ini langsung mendapat pembelaan dari sutradara "Anak Jalanan", Akbar Bhakti. Diakui Akbar, Wilona melakukan gerakan salat dengan benar. Hanya saja yang ditampilkan di televisi adalah hasil pantulan di cermin sehingga Wilona terlihat melakukan gerakan salam dari kiri ke kanan bukan sebaliknya.

2. Dituding Memberikan Tayangan yang Tak Mendidik

Selain dari KPI, koreksi untuk "Anak Jalanan" juga datang dari publik diwakili oleh netter. Sejumlah netter di Instagram kerap menyatakan sinetron ini banyak menyajikan tayangan kurang mendidik. Seperti misalnya adegan persekongkolan Adriana (Cut Meyriska) dan mamahnya (%Windy Wulandari%) dan berbagai kejahatan Adriana. Protes juga sempat datang dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) bernama Fahira Fahmi Idris pada Februari 2016. Lewat Twitter, Fahira meminta KPI untuk mencermati tayangan "Anak Jalanan". Tak tanggung-tanggung, Fahira juga meminta KPI untuk segera menghentikan "Anak Jalanan" jika memang tidak mendidik.

3. Berbagai Petisi dari Netter

Lagi-lagi tema geng motor membuat "Anak Jalanan" dituding memberikan dampak buruk untuk penonton terutama anak-anak dan remaja. Ini yang menjadi alasan sejumlah netter untuk membuat petisi. Netter meminta "Anak Jalanan" berhenti ditayangkan dengan pertimbangan tersebut. Setidaknya lebih dari 24 ribu orang telah menandatangani petisi ini setelah satu buan dibuat pada Maret lalu.

Petisi yang dibuat oleh Gerakan Peduli Generasi Muda Indonesia itu rupanya juga ditujukan pada enam pihak yaitu Presiden Jokowi, RCTI, MNC Media, Hary Tanoesoedibjo, Menkominfo dan SinemArt Indonesia. Petisi ini juga sempat menghebohkan netter di Twitter. Bahkan tanda pagar #StopSinetronAJrcti yang digunakan sebagai bentuk protes atas sinetron ini sempat menjadi trending topik di Twitter.

4. Ditegur Lantaran Syuting dan Gelar Jumpa Fans di Masjid

Kritikan lagi-lagi diberikan netter untuk sinetron sekaliber "Anak Jalanan". Netter mengkritik "Anak Jalanan" usai dianggap tak memperhatikan waktu salat dan tetap ramai saat syuting di dalam masjid. Netter di Facebook mengunggah foto suasana salah satu masjid di kawasan TMII yang sedang digunakan untuk syuting Steven William.

Aktivitas syuting bersamaan dengan waktu sholat dan dianggap mengganggu kepentingan warga yang hendak menunaikan ibadah kala itu. Selain syuting, netter juga mengkritik "Anak Jalanan" usai menggelar jumpa fans di atas Masjid Alkautsar Ciparay, Anyer. Atas tindakan ini, "Anak Jalanan" lagi-lagi menuai kecaman dari netter. Bahkan somasi dilayangkan untuk "Anak Jalanan" lantaran kejadian ini.

5. Dylan Carr Ditangkap Polisi di Tengah Syuting

Berada di puncak popularitas, "Anak Jalanan" kembali mendapat ujian. Dylan Carr yang mulai menarik perhatian lewat perannya sebagai Rio mendadak terlibat kasus narkoba. Dylan ditangkap polisi usai ketangkap basah sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Akibat kasus narkoba yang melibatkan pemainnya itu, Akbar Bhakti selaku sutradara "Anak Jalanan" harus mengistirahatkan Dylan untuk sementara waktu. Sempat membuat fans khawatir, Akbar menegaskan bahwa dirinya tak memecat Dylan. Terbukti, Dylan akhirnya resmi kembali bergabung di "Anak Jalanan" pada Juli lalu setelah bebas dari penjara.

6. Stefan Willam Putus dari Natasha Willona

Konflik pribadi pemain "Anak Jalanan" juga menghiasi sinetron ini selama 2016. Salah satu yang paling dibahas adalah putusnya jalinan asmara Stefan William dan Natasha Wilona. Sebagai pemeran utama, kandasnya hubungan asmara Stefan dan Wilona mempengaruhi minat penggemar "Anak Jalanan".


Meski Wilona mengaku tak canggung syuting dengan Stefan usai putus, tapi fans justru merasakan hal yang berbeda. Sejumlah fans mengaku chemistry Stefan dan Wilona sebagai pasangan kekasih di "Anak Jalanan" berkurang sejak keduanya putus di dunia nyata.

7. Isu Natasha Wilona Dibully Kathy Indera Cs

Belum tuntas konflik Stefan putus dari Wilona, "Anak Jalanan" kembali diterpa kontroversi baru. Akhir Oktober lalu, penggemar setia sinetron ini dikejutkan oleh video Kathy Indera, Hana Saraswati dan juga Cut Meyriska sedang membully Wiona.

Buntut dari konflik ini, penonton sempat mengaku ogah menyaksikan kelanjutan "Anak Jalanan". Sejumlah netter juga ramai meminta Kathy dan juga Hana didepak dari sinetron ini. Dengan mempertimbangkan hal itu, pemeran Melly dan Cindy itupun sempat rehat dari kegiatan syuting "Anak Jalanan".

Akbar Bhakti sebagai sutradara juga membenarkan adanya pengaruh negatif dari konflik ini terhadap suasana syuting "Anak Jalanan". Namun setelah semua masalah beres, Kathy dan Hana dipastikan kembali ke "Anak Jalanan" usai rehat sekitar 2 minggu.

8. Menikah, Netter Minta Stefan Didepak dari 'Anak Jalanan'

Lagi-lagi konflik pribadi pemain mewarnai sinetron "Anak Jalanan". Kali ini netter membahas keputusan Stefan untuk menikah dengan Celine Evangelista. Keputusan Stefan ini ditanggapi sinis oleh penggemar setia "Anak Jalanan". Tak tanggung-tanggung, penggemar yang selama ini mengagumi karakter Boy yang dibawakan Stefan pun mendadak menghilang. Banyak yang kemudian memprotes keberadaan Stefan dalam sinetron ini. Mereka juga ramai meminta tim produksi untuk mendepak pesinetron berusia 23 tahun itu.

Netter sudah menunjuk sedertan nama aktor muda Tanah Air yang dianggap "pantas" menggantikan Stefan. Mulai adari Al Ghazali hingga Verrell Bramasta sering disebut oleh netter untuk menggantikan Stefan sebagai pendamping Wilona. Tapi sutradara Akbar Bhakti kemudian menegaskan bahwa Stefan tidak pernah diganti di "Anak Jalanan". Akbar menyatakan Stefan masih terlibat dalam sinetron ini. Stefan juga menyatakan dirinya masih syuting. Stefan kembali syuting "Anak Jalanan" 17 November lalu usai cuti beberapa hari.

9. Kontroversi Bergabungnya Celine Evangelista

Hebohnya netter meminta Stefan digantikan oleh Verrell hingga Al Ghazali rupanya menuai reaksi lain dari penggemar Stefan. Salah satu fans Stefan meminta Celine Evanglista untuk bergabung dalam sinetron "Anak Jalanan".

Kabar ini semakin kuat berhembus usai ibu dua anak itu kedapatan pose bareng Ammar Zoni dan Ranty Maria yang lebih dulu gabung "Anak Jalanan". Sayang, permintaan ini pun langsung menuai protes keras dari penggemar setia "Anak Jalanan". Salah satu netter menyindir "Anak Jalanan" bisa-bisa dibungkus jika benar Celine akhirnya bergabung.

10. Berulang Kali Netter Ogah Nonton

Berbagai konflik pemain dan juga tayangan yang dianggap kurang mendidik akhirnya mempengaruhi minat penonton "Anak Jalanan". Penggemar setia diketahui beberapa kali mengaku malas menyaksikan kelanjutan sinetron peraih piala Drama Seri Terfavorit di ajang Panasonic Gobel Awards 2016 itu.

Cerita yang dianggap semakin ribet juga sempat membuat penonton "Anak Jalanan" kabur. Sejumlah netter mengaku lebih memilih nonton drama Korea dibanding "Anak Jalanan". Kemudian, konflik bullyan Kathy Indra, kandasnya hubungan Stefan dan Wilona, kemudian yang terakhir pernikahan Stefan membuat netter kembali ogah menyaksikan "Anak Jalanan".

11. Ditinggal Pemeran Utama

Seolah belum cukup 10 "cerita pahit" di atas, penggemar "Anak Jalanan" harus menghadapi kenyataan menyedihkan di penghujung 2016. Bagaimana tidak, Stefan William sebagai pemeran utama sinetron ini memutuskan untuk mundur. Sebelum menyatakan mundur, salah satu fans Stefan di Instagram sudah lebih dulu membagikan "bukti " pemeran Boy itu akan hengkang. Stefan nampak pose bersama Immanuel Caesar Hito, Gerald Yohanes, Cemal Faruk dan pemain lain.

Tak lama setelah "bukti" itu beredar, Stefan langsung mengumumkan mundur dari sinetron yang telah membesarkan namanya. Diakui pesinetron tampan ini, perpisahan dengan pemain "Anak Jalanan" membuatnya sedih. Terbukti, deraian air mata tak bisa terbendung saat Stefan melakukan syuting terakhir "Anak Jalanan". Pemain lain nampak tak sanggup menahan kesedihan saat menyaksikan Stefan memberikan "pidato" terakhirnya sebelum berhenti dari sinetron ini. Sementara itu, Stefan dikabarkan akan main sinetron bareng Prilly Latuconsina usai mundur dari "Anak Jalanan".

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!