Bicara Soal Radikalisme, Jokowi: Andai Gus Dur Masih Hidup, Pasti Gemas
Nasional

Hadiri Haul Gus Dur ke-7 Presiden Joko Widodo sempat mengungkap perasaannya melihat kondisi Indonesia kini.

WowKeren - Jumat (23/12), Haul Gus Dur ke-7 kembali digelar di Kompleks Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan. Acara yang bertemakan "Ngaji Gus Dur: Menebar Damai Menuai Rahmat" juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Joko Widodo.

Dalam sambutannya di acara tersebut, Jokowi sempat berbicara mengenai kondisi negara ini. Salah satu yang membuat sang presiden khawatir adalah tentang maraknya kelompok radikal dan juga aksi terorisme.

"Saya percaya kalau Gus Dur masih hidup pasti gemes, geregetan dengan kelompok orang yang meremehkan konstitusi, mengabaikan konstitusi, memaksa kehendak dengan aksi kekerasan, radikalisme, dan terorisme," ujar Jokowi.


Jokowi menuturkan jika Indonesia merupakan negara kesatuan milik bersama. Oleh karenanya harus dikelola dengan baik demi seluruh masyarakat. "Karena itu harus dikelola dengan konstitusi, dengan aturan konstitusi, bukan lainnya," terangnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga sempat menyapa ketiga calon gubernur DKI yang hadir saat itu. Ia mengimbau agar rukun dan tidak saling menyerang.

"Ini hadir tiga calon gubernur DKI, hadir semuanya. Diabsen dulu. Silakan berdiri semuanya," kata Jokowi. "Lah mbok ya begitu, yang rukun. Kita kan saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Persaudaraan itu yang diajarkan Gus Dur."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!