Intip komentar pro kontra netter soal ending 'Goblin' berikut ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 23 Januari 2017 - 08:31 WIB
WowKeren - "Guardian : The Lonely and Great God" ("Goblin") mengakhiri penayangan di episode ke-16 pada Sabtu (21/1). Meski tamat dengan kisah bahagia Kim Shin (Gong Yoo) cs, episode ending drama ini justru dibanjiri pro kontra netter.
Di episode terakhir itu, penonton awalnya dibuat bersedih karena ketiga tokoh utama "Goblin" yakni Ji Eun Tak (Kim Go Eun), Malaikat Maut Wang Yeo (Lee Dong-wook) dan Sunny (Yoo In Na) harus mengalami kematian. Namun, ketiganya akhirnya bereinkarnasi dan bisa menjalani kisah bahagia bersama pasangan masing-masing.
Akhir bahagia di "Goblin" ini tentu saja membuat netter ikutan senang. Beberapa netter bahkan mengungkap terima kasih pada sang penulis naskah karena tak membuat drama ini berakhir tragis.
"Aku lega kedua pasangan itu akhirnya bereinkarnasi dan bertemu kembali," tulis seorang netter. "Penulis naskah, aku belum siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada drama ini. Terima kasih karena membuat drama terbaik sepanjang hidupku," tambah netter lain. "Terima kasih untuk akhir yang bahagia ini penulis naskah," komentar lainnya.
Meski begitu, adapula netter yang memberikan tanggapan negatif soal episode terakhir drama ini. Pasalnya, netter merasa episode terakhir drama ini terlalu aneh dan tak berkesan sama sekali. Adapula netter yang mempersalahkan mengapa Gong Yoo kembali menjadi goblin padahal pedangnya sudah dicabut.
"Ending drama ini sangat aneh," tutur seorang netter. "Apa ada yang merasa ending drama ini tak berkesan seperti yang kurasakan?" imbuh netter lain. "Ending drama ini terasa mengecewakan," ujar netter lainnya.
"Kupikir Kim Shin akan jadi manusia ketika pedang dicabut, lalu dia dan Ji Eun Tak akan menua bersama. Dia jadi Goblin kan karena pedang itu. Fungsi pedang jadinya apa? Dimana letak perbedaan ada dan gak ada pedang? Ada dengan saja jalan cerita drama ini?" pungkas lainnya.
Di antara beragam pro kontra itu, episode terakhir "Goblin" berhasil membuat drama ini meraup rating tertinggi sepanjang masa TV kabel. Tak tanggung-tanggung, drama ini sukses meraih rating 20,5 persen mengalahkan "Reply 1988".
(wk/)