Pria yang diduga mantan pejabat Kemenkeu RI itu bahkan rela melakukan ini demi bisa bergabung dengan ISIS...
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Januari 2017 - 08:37 WIB
WowKeren - ISIS masih menjadi salah satu pasukan teroris yang paling diwaspadai oleh sejumlah negara di dunia. Apalagi mereka gencar menyebarkan pengaruh dan doktrinnya hingga membuat sejumlah warga negara lain tergoda menjadi pengikutnya, salah satunya Indonesia.
Baru-baru ini terungkap adanya satu keluarga WNI yang terdiri dari ayah-ibu dan tiga anaknya, dideportasi dari Turki. Mereka dipulangkan kembali ke Tanah Air lantaran diduga ingin menyusup ke Suriah demi bergabung dengan ISIS.
Seorang pejabat senior dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme baru-baru ini mengatakan jika ayah dalam keluarga itu diduga adalah seorang mantan pejabat Kementerian Keuangan RI. Ia juga memiliki kehidupan yang baik di Indonesia.
"Pria itu memiliki posisi yang strategis di Kementerian Keuangan. Ia dididik di beberapa sekolah top Indonesia dan memperoleh gelar Master di Kebijakan Publik dari Flinders University di Adelaide, Australia," ujarnya. "Dia adalah seseorang yang memiliki kehidupan yang baik di Indonesia. Pekerjaan yang baik dan ekonomi yang stabil."
Kabarnya, pria berusia 39 tahun itu bahkan rela menjual rumah demi membiayai perjalanan ke Suriah dan hidup sebagai anggota ISIS. Ia diketahui berangkat ke Thailand sejak 15 Agustus 2016 kemudian ke Istanbul.
Di sana ia bertemu dengan WNI lainnya berinisial "I" yang akan menghubungkannya dengan ISIS. Mereka tinggal di rumah I dan sempat beberapa kali pindah sebelum akhirnya ditangkap oleh aparat.
Sejak beberapa tahun belakangan ini WNI yang tergoda untuk bergabung dengan ISIS jumlahnya semakin bertambah. Untuk itu pihak kepolisian sendiri semakin memperketat penjagaan demi mencegah hal tersebut terjadi.
(wk/)