KPAI Minta Viral Video Siswa SD Salah Sebut Ikan Tongkol Dihentikan
Nasional

Apa yang membuat KPAI meminta penghentian penyebaran video viral tersebut? Simak di bawah ini.

WowKeren - Video percakapan bocah SD kelas 3 bersama Presiden Joko Widodo di acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) Tahun 2017 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat beredar viral dan banyak membuat heboh netter. Kehebohan itu diakibatkan kesalahan sang bocah SD saat salah menyebutkan nama jenis ikan Tongkol, sehingga membuat seluruh hadirin dan Jokowi tertawa terbahak.

Maraknya penyebaran video itu pun disorot oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). KPAI meminta peredaran video percakapan antara bocah SD kelas 3 bersama Jokowi mengenai ikan Tongkol itu segera dihentikan.

Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menkominfo untuk menghentikan peredaran konten tersebut dengan cara take down. Menurutnya, penyebaran video tersebut ke publik, apalagi berdampak kepada tertawaan dan olok-olok, termasuk kategori bullying pada anak.


"Itu bukan lelucon. Saatnya kita memiliki sensitifitas terhadap perlindungan anak. Dengan peredaran video tersebut, si anak pasti akan tertekan secara psikis," kata Asrorun dalam siaran pers dilansir Pikiran Rakyat. "Belum lagi akan jadi bahan olok-olok temannya. Ini harus dicegah."

Asrorun juga meminta masyarakat agar tidak terus menyebarkan video siswa yang salah menyebut kata ikan Tongkol tersebut. Pasalnya, penyebarannya bisa berakibat tidak baik bagi pertumbuhan anak. Menurutnya, polisi perlu juga mengusut siapa yang pertama kali mengedarkan hingga jadi bahan tertawaan. "Agar hal semacam ini tidak dianggap lumrah sehingga menjadi mati rasa perlindungan anak. Saatnya polisi tegakkan hukum," tegasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!