Desainer Indonesia Anniesa Hasibuan ikut serta dalam perhelatan New York Fashion Week 2017.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Februari 2017 - 16:53 WIB
WowKeren - Kehidupan wanita yang nggak jauh dari drama menjadi inspirasi Anniesa Hasibuan dalam membuat karya terbarunya. Rupanya rancangan itu dibawa di perhelatan New York Fashion Week (NYFW) Fall/Winter 2017. Karya itu bernama "drama".
Sesuai tema rancangannya, desainer 30 tahun ini ingin mengangkat sosok wanita dengan segala drama yang ia lalui namun tetap muncul sebagai individu yang kuat. Anniesa pun mengaku koleksi ini terinspirasi dari kisah dirinya sendiri. Pengalaman menciptakan busana memang selalu ada dinamika tersendiri namun dalam proses yang berjalan, koleksi tersebut tetap harus diselesaikan dengan hasil semaksimal mungkin.
"Sebagai sosok wanita dramanya lebih menceritakan aku sendiri. Karena mulai dari pemilihan konsep, teknisnya, sketsa, pemilihan bahan, aku terjun langsung dan tak semudah yang dibayangkan. Semua pasti ada efek dramatisnya," ungkap Anniesa.
Lewat koleksi "Drama", Anniesa ingin menekankan bahwa berbagai kendala dalam kehidupan memang pasti dialami. Namun yang terpenting adalah bagaimana seorang wanita bisa mengatasinya secara bertahap hingga akhirnya masalah bisa diselesaikan.
"Jadi wanita itu kalau ada perasaan sedih, senang, memang harus lebih kuat. Jadi mau cantik atau anggun wanita harus ada sisi kuatnya. Namanya wanita kan nggak jauh-jauh dari drama," ujar desainer yang sedang mengandung anak kedua ini.
Sisi dramatis seorang wanita Anniesa tuangkan lewat pemilihan warna-warna gelap yang menarik atensi. Hitam pekat, putih, emas, perak dan tembaga mendominasi koleksi keduanya untuk NYFW yang akan ditampilkan pada Selasa kemarin (14/2) di Skylight Clarkson Gallery, New York, Amerika Serikat.
Tiap warna memiliki makna tersendiri yang berkaitan dengan "drama" seorang wanita. Anniesa menjelaskan bahwa putih mencerminkan hati yang suci dan bersih. Hitam menggambarkan ketangguhan seorang wanita dan perak merepresentasikan era millennium di mana melewati tahun 2000-an ini, segalanya serba cepat dan digital. Perak sendiri menggambarkan era modernitas dan zaman yang serba canggih, di mana wanita juga harus mengikuti perkembangan zaman.
Sementara tembaga dan emas merefleksikan sebuah kemapanan. Menggambarkan era keemasan ketika seorang wanita sudah sukses dalam karier dan berkeluarga.
"Koleksi ini lebih diperuntukkan bagi wanita usia 35 tahun ke atas yang mandiri dan sudah mapan. Koleksi Drama dibuat untuk wanita-wanita tough dan punya kekuatan. Sangat tangguh. Makanya koleksinya dibuat bold but beautiful," terang fashion stylist untuk koleksi Anniesa Hasibuan, Wahyudin Ilahude.
(wk/)