Ahok disebut-sebut menjadi 'anak emas' karena diajak semobil bersama Jokowi, benarkah?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 25 Februari 2017 - 07:33 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dan mengunjungi proyek infrastruktur lain di kawasan Jakarta. Dalam kunjungannya kali itu, ia ditemani dengan beberapa menteri serta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Tindakan Jokowi yang mengajak Ahok semobil dengannya itu pun menjadi sorotan beberapa pihak. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyayangkan tindakan Presiden karena tidak seharusnya mengajak Ahok naik mobil RI 1 dengan adanya dinamika politik di Pilkada DKI Jakarta yang tengah berlangsung.
Mengenai hal tersebut, Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto membantah anggapan Jokowi memperlakukan Ahok seperti "anak emas". "Pak Presiden sudah mengatakan, posisi beliau selalu netral dalam setiap Pilkada," kata Hasto di Kantor Gubernur DKI, Jakarta Pusat, Jumat (24/2).
Ia pun meminta kepada publik untuk tidak menyalah artikan kunjungan Jokowi terkait program pembangunan di Jakarta. "Ketika ada program (pemerintah pusat) bersama DKI, jangan dimaknai kalau itu kedekatan tertentu," ungkap Hasto. Menurutnya, kegiatan semacam itu adalah hal yang sangat biasa.
Hasto bahkan membandingkan perhatian yang diberikan Jokowi kepada Gubernur Jakarta dan Papua. "Mau bicara anak emas? Dilihat dari intensitas kunjungan, Papua itu luar biasa mendapat perhatian. Beliau 14 kali datang ke Papua. Beliau adalah presiden yang paling sering datang ke Papua," jelas Hasto.
(wk/)