Dengan cara ini, Sandiaga Uno mengimbau warga untuk tetap tenang menghadapi Pilkada DKI.
- Tim WowKeren
- Jumat, 03 Maret 2017 - 16:31 WIB
WowKeren - Pilkada DKI Jakarta tentunya membawa pengaruh tersendiri di kalangan masyarakat. Bahkan, pemilihan ini juga berpotensi untuk memicu konflik hingga perpecahan.
Mengetahui hal tersebut, Sandiaga Uno mencoba untuk mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Ia juga meminta warga agar tidak terbawa perasaan dengan berbagai isu yang meliputi Pilkada.
"Kita prihatin karena pilkada masyarakat berpecah. Jangan dibawa baperlah, santai saja. Jakarta juga bakal oke-oke juga kalau nggak dipimpin Pak Basuki, nggak akan jadi terpuruk. Nggak tiba-tiba semua beres kan. Harus sama-sama memastikan ini kerja bareng kolaboratif," ujar Sandiaga.
Cawagub DKI pasangan Anies Baswedan ini mengatakan jika nantinya terpilih, ia tidak akan menghapus program Gubernur sebelumnya. Ia juga berharap bisa merangkul semua pihak dengan baik.
"Kita ini bukan hanya memimpin pasukan Anies-Sandi, tapi bagi semua merangkul semua pihak, bukan hanya pendukung Mas Agus dan Mpok Sylvi, ada saatnya nanti dikasih amanah memimpin kota Jakarta kita harus merangkul pendukung Pak Basuki juga," imbuhnya. "Saya bilang nggak ada KJP dan KJS akan dihapus kalau ganti Pak Basuki ke Pak Anies, nggak saya bilang nggak kita akan teruskan fasilitas dan manfaatnya."
Lebih lanjut, Sandiaga juga sempat berbicara mengenai berita hoax hingga kampanye hitam. "Kita lawan isu bohong harus jangan gunakan black campaign malah kita gunakan menebar kebaikan, misalnya setiap kesempatan masyarakat, saya anjurkan untuk menebar kebaikan. Banyak sekali warga yang mampu dihasut karena berita-berita negatif. Padahal kita jangan api lawan api, api harus lawan kesejukan," pungkas Sandiaga.
Sandi sendiri hampir dipastikan akan maju ke putaran kedua bersama Anies setelah mendapat suara cukup banyak di Pilkada DKI putaran pertama. Nantinya ia akan bersaing dengan pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
(wk/)