110 Tewas Dalam Dua Hari, 50 Ribu Anak Terancam Akibat Kekeringan di Somalia
Dunia

Begini kondisi Somalia akibat musibah kekeringan yang berkepanjangan.

WowKeren - Kekeringan yang terjadi di Somalia membawa dampak yang mengerikan di Somalia. Dalam 48 jam 110 orang dikabarkan mati akibat kelaparan di wilayah Bay, Somalia Barat.

Tidak hanya itu sebanyak 50 ribu anak lainnya terancam hidupnya akibat musibah kekeringan. Hal tersebut diungkap sendiri oleh Perdana Menteri Somalia, Hassan Khaire.

Pemerintah Somalia sendiri diketahui telah mengumumkan kondisi bencana nasional sejak Selasa (28/2). Bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebelumnya juga telah memberikan pernyataan jika lima juta penduduk yang tinggal di Tanduk Afrika membutuhkan bantuan pangan darurat akibat kekeringan yang melanda daerah tersebut.

Ribuan penduduk disebut-sebut telah tiba di Mogadishu ibu kota Somalia untuk mencari pangan darurat. Namun stok yang mereka miliki sangat tipis hingga diperkirakan tidak akan mencukupi.


Lembaga Save the Children beberapa waktu lalu mengatakan jika Somalia tengah berada pada titik krisis. Bahkan kondisi ini diperkirakan bisa lebih buruk daripada kelaparan yang terjadi pada 2011 lalu.

Seperti diketahui 2011 lalu, Somalia mengalami kelaparan terburuk yang pernah terjadi. Setidaknya ada 260 ribu jiwa yang menjadi korban dalam musibah itu.

Sementara itu, Somalia sendiri menjadi salah satu negara yang mendapat bantuan 3,6 miliar poundsterling (Rp 60 triliun) untuk mengatasi kelaparan. Selain Somalia, ada tiga negara lainnya yang juga mendapatkan dana tersebut antara lain adalah Nigeria, Sudan Selatan dan Yaman.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!