Diisukan Terkait Korupsi e-KTP, Ahok: Saya Justru Paling Keras Menolak
Nasional

Ahok memberikan tanggapan terkait isu namanya terdaftar sebagai penerima fee e-KTP, seperti apa?

WowKeren - Isu kurang sedap kembali menghampiri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Gubernur DKI Jakarta ini disebut-sebut sebagai salah satu orang yang menerima dana pengadaan e-KTP. Apalagi saat itu ia masih menjadi anggota Komisi II DPR RI.

Menanggapi isu tersebut, Ahok angkat bicara. Cagub DKI ini membantah dengan keras adanya kabar itu. Ia justru mengaku sebagai pihak yang menolak paling keras proyek pengadaan e-KTP itu.

"Saya paling keras menolak E-KTP. Saya bilang pakai saja bank pembangunan daerah, semua orang mau bikin KTP pasti ada rekamannya kok. Ngapain habisin Rp 5 trilun sampai Rp 6 triliun?" ujar Ahok.


Ahok sendiri mengatakan tak mengetahui mengenai pembagian fee tersebut. Meski begitu ia menyikapi dengan santai jika namanya memang disebut dalam daftar. "Masuk daftar itu kan bisa saja orang yang mau bagiin bikin daftar begitu, kita terima apa enggak," imbuhnya.

Sementara itu, sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan jika korupsi e-KTP itu diduga melibatkan nama-nama besar. Meski begitu ia enggan mengungkap siapa saja orang-orang tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, Setya Novanto juga sempat diperiksa atas kasus yang sama. Sudah ada dua tersangka dalam perkara ini yaitu Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait