Berikut daftar 13 tokoh yang diperkenalkan Google Doodle untuk merayakan Hari Perempuan Internasional 2017.
- Tim WowKeren
- Rabu, 08 Maret 2017 - 13:58 WIB
WowKeren - Dunia kini tengah merayakan Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day. Peringatan itu jatuh pada hari ini, 8 Maret. Untuk merayakannya, Google mempersiapkan doodle khusus yang ditampilkan di mesin pencarinya.
Tak biasa, Google bahkan menampilkannya dalam beberapa slide doodle yang manis. Dalam rangkaian doodle itu, Google memperkenalkan 13 tokoh perempuan dari penjuru dunia yang berjasa dalam memperjuangkan hak-haknya di masyarakat.
Berikut daftar 13 tokoh yang diperkenalkan Google Doodle untuk merayakan Hari Perempuan Internasional 2017 yang telah dirangkum oleh WowKeren:
Ida Wells (1862-1931), merupakan seorang jurnalis Amerika Serikat dan aktivis hak-hak sipil dan hak suara bagi kaum perempuan. Sebelum pergerakan di New York City, Ida Wells sudah menjadi suara bagi kaum perempuan.
Lotfia El Nadi (1907-2002), merupakan perempuan Mesir pertama yang menjadi pilot. Tahun 1933, ia menjadi pilot perempuan pertama yang menerbangkan pesawat dari Kairo ke Alexandria dengan jarak yang luar biasa pada masa itu.
Frida Kahlo (1907-1954), merupakan pelukis dan aktivis perempuan dari Meksiko. Di usia 18 tahun, ia mengalami kecelakaan bus dan menjadi lumpuh sepenuhnya. Sejak saat itulah lukisan-lukisannya yang bernuansa personal dan ekstrem lahir.
Lina Bo Bardi (1914-1992), merupakan seorang arsitek moderen dan desainer yang menghabiskan hidupnya di Brasil. Olga Skorokhodova (1911-1982), merupakan tokoh perempuan dari Uni Soviet yang berjasa melakukan penelitian dan cara berkomunikasi dengan kaum tunarungu dan tunanetra yang digunakan sekarang.
Miriam Makeba (1932-2008) merupakan penyanyi Afrika Selatan dan aktivis hak-hak sipil. Sally Ride (1951-2012) adalah astronot Amerika Serikat dan perempuan pertama yang pergi ke ruang angkasa. Sementara Halet Cambel (1916-2014) adalah Arkeolog Turki. Dia juga menjadi perempuan Muslim pertama yang berlaga di Olimpiade.
Ada Lovelace (1815-1852), merupakan pakar matematika, penulis, dan programer komputer perempuan pertama di dunia asal Inggris. Rukmini Devi (1904-1986), punya peran krusial di bidang tari. Sebagai penari dan koreorafer, dia dihormati karena menghidupkan kembali tarian klasik India. Lalu ada Lee Tai-young (1914-1998), pengacara Korea dan aktivis yang menjadi perempuan Korea pertama yang menjadi pengacara dan hakim.