Simak seperti apa tanggapan Anies Baswedan terkait laporan yang menjerat dirinya di KPK.
- Tim WowKeren
- Jumat, 10 Maret 2017 - 14:40 WIB
WowKeren - Cagub DKI Jakarta, Anies Baswedan dilaporkan atas dugaa penyimpangan penggunaan dana di Frankfurt Book Fair 2015. Laporan itu diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Andar Mangatas Situmorang pada Kamis (9/3).
Laporan tersebut rupanya juga telah diketahui oleh Anies sendiri. Meski begitu itu enggan berkomentar banyak dan menyarankan bertanya pada pihak pelapor.
"Sebenarnya lebih baik yang jelasin yang lapor ya. Saya juga nggak tahu apa yang dilaporin apa, dan hari gini sudah mau Pilkada ada muncul laporan-laporan yang macam-macam. Ya saya ya Sandi, lucu-lucu saja itu. Biar lah yang melapor yang menjelaskan," ujar Anies.
Pasangan cawagub Sandiaga Uno ini mengatakan jika memang terjadi penyimpangan seharusnya perkara itu sudah diproses sejak dulu. Ia bahkan mempersilakan jika ingin melihat laporan keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat dirinya masih menjabat sebagai menteri di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Kalau anggaran silakan lihat di laporan BPK itu bisa dilihat. Kadang-kadang kita lihat hanya ukurannya saja nggak lihat kegiatannya. Kalau korupsi bukan pada ukuran, tapi dilihat dimana dikorupsi. Menurut saya yang harus jelasin yang melaporkan. Kalau ada masalah BPK harusnya lapor dari kemarin-kemarin. Kalau BPK nggak ada laporan ya dari mana laporannya," imbuh Anies.
Lebih lanjut, Anies sendiri mengaku tetap santai menanggapi laporan tersebut. Ia bahkan mengimbau pendukungnya untuk bersabar. Menurutnya hak ini merupakan ujian menjelang Pilkada DKI putaran kedua.
"Jadi harap sabar ini ujian. Jadi banyak sekali ini bermunculan, saya berharap ke kita semua untuk bersabar. Jangan kaget, akan selalu bermunculan yang lucu-lucu seperti ini. Biarlah mereka yang menuduh yang berikan bukti-buktinya," pungkasnya.
Seperti diketahui Anies dan Sandi telah dipastikan akan maju di Pilkada DKI putaran kedua. Mereka nantinya akan bersaing dengan pasangan calon Ahok-Djarot.
(wk/)