Dianggap tak lagi garang, kucing ini jadi bulan-bulanan warga Inggris.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Maret 2017 - 15:12 WIB
WowKeren - Untuk orang-orang yang mengikuti berita Inggris, mungkin saja tak asing dengan kucing bernama Larry. Kucing ini merupakan peliharaan Perdana Inggris David Cameron yang sempat tinggal di rumah kantor di Downing Street 10, London.
Namun karena mengundurkan diri dari Istana Buckingham, dia pun harus meninggalkan rumah kantornya. Namun tidak dengan hewan peliharaan itu. Larry tetap tinggal di sana namun dengan pemilik yang baru Theresa May sejak 13 Juli tahun lalu.
Keberadaan Larry dibutuhkan memang untuk membasmi tikus-tikus nakal. Sejak 2011 lalu, Larry telah menjelajahi koridor-koridor Downing untuk membasmi tikus. Namun beberapa saat yang lalu Larry dianggap tak lagi garang karena gagal membuat tikus bisa melarikan diri dari jemarinya. Bahkan ada netter yang mengatakan bahwa Larry sengaja membuat tikus itu bisa lari dari genggamannya.
Fake News: pic.twitter.com/FMgsyrMXo1
— Larry the Cat (@Number10cat) March 16, 2017
Karena ketahuan dan terjepret kamera, foto Larry gagal menangkap tikus itu menjadi foto besar di surat kabar setempat. Larry yang memiliki unofficial akun di Twitter "menyanggah" hal itu. "Berita bohong," ujar dia di akun @number10cat.
Larry memang bukan kucing biasa. Ia melanjutkan tugas penting membasmi tikus di daerah rumah kantor perdana menteri. Downing Street memang telah mengadopsi kucing pemburu tikus sejak 1920-an. Beberapa ekor bahkan mendapat gelar "Kepala pengusir tikus Kantor Kabinet" dan mendapatkan gaji.
Humphrey adalah yang paling legendaris. Kucing liar ini mulai bertuas di bawah rezim Margaret Thatcher dan John Major. Ia baru pensiun pada 1997 ketika Tony Blair memangku jabatan kepala pemerintahan Inggris itu. Gosip yang beredar, istri Blair, Cherie, memaksanya mengusir Humphrey. Ia juga merupakan kucing pertama yang menerima bayaran sebesar 100 Poundsterling (US$ 100) atau sekitar 1,6 juta setiap tahunnya dari anggaran kabinet.
Larry, yang kinerjanya masih dipertanyakan, tidak mengalami nasib serupa. Cameron yang tengah memperketat pengeluaran anggaran kabinet yang saat itu defisit, memutuskan untuk "membayar" Larry dari biaya staf-nya. Bagi para staf yang sangat memanjakan Larry dengan hadiah dan cemilan kucing, kucing berusia 10 tahun ini sangat spesial. Mereka menggambarkannya seagai "penguji kualitas mebel antik sebagai tempat tidur siang."
(wk/)