Begini pernyataan Dubes Inggris untuk Indonesia terkait kerusakan karang Raja Ampat akibat kapal Caledonian Sky.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Maret 2017 - 15:28 WIB
WowKeren - Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat akibat kapal Caledonian Sky menjadi perhatian khusu pemerintah RI. Bahkan pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman telah memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik untuk membahas masalah ini.
Jumat (17/3), Moazzam Malik diketahui telah mendatangi kantor kementerian dan menemui Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Dalam pernyataannya ia mengaku kecewa mendengar adanya kejadian itu.
"Saya kecewa mengetahui adanya kerusakan pada terumbu karang di Papua Barat. Sama seperti saat mendengar kerusakan lingkungan lainnya baik di Indonesia atau negara lain," ujar Malik. "Kami berharap kasus kerusakan ini bisa ditangani dengan baik oleh pemerintah Indonesia dan perusahaan kapal yang bertanggung jawab."
Moazzam Malik menjelaskan, meski Caledonian Sky membawa bendera persemakmuran Inggris, kapal pesiar itu sebenarnya milik perusahaan Swedia. Sedangkan jasa penyelenggara perjalanan, Noble Caledonia berbasis di London.
Sementara itu, pemerintah RI sendiri disebut-sebut tengah menyiapkan gugatan atas kasus itu. Luhut mengatakan jika Kapten Kapal yang bertanggung jawab bisa saja dijerat dengan tuduhan kriminal serius.
Seperti diketahui, kerusakan itu terjadi saat kapal pesiar berbobot 4.290 ton itu terjebak di perairan dangkal Raja Ampat. Namun Kapten memaksa kapal untuk keluar sehingga justru menyebabkan kerusakan karang yang luas.
(wk/)