Miliki Nama Seperti Diktator, Banyak Perusahaan Takut Pekerjakan Pria Ini
SerbaSerbi

Karena nama, pria ini mengaku susah menjadi pekerjaan.

WowKeren - Pujangga cinta bernama Shakespeare pernah menyebut "apalah arti sebuah nama". Namun sejauh ini nama memang menjadi gambaran dari perkenalan. Nama dijadikan layaknya sampul pada novel. Coba bayangkan bila ada seseorang dengan nama baik namun ternyata perilakunya buruk.

Nama merupakan pemberian dari orangtua maupun keluarga yang sulit untuk dijauhi. Kadang pula nama yang terlalu berat akan malah menyulitkan ketika dewasa. Orang-orang dahulu bahkan memiliki ritual ganti nama bila seorang anak mengalami demam hebat.

Karena sebuah nama, seorang pria memiliki pengalaman yang buruk dengan pekerjaan. Banyak perusahaan takut mempekerjakan pria ini hanya karena membaca nama di keterangan identitas. Dia bernama Saddam Hussain.


Pria yang status sebagai insinyur kelautan itu mengaku ditolak lebih dari 40 kali hanya karena nama yang mirip dengan diktator terkenal di dunia. Jawaban itu didapat ketika dia menanyakan ke bagian HRD kenapa selalu ditolak perusahaan. "Orang-orang takut untuk mempekerjakan saya," ujar Saddam dikutip dari Metro.

Bosan ditolak, pria berusia 25 tahun ini memilih mengganti namanya dengan Sajid. Kini dia menunggu paspor, SIM dan identitas baru lainnya. Dengan begitu dia berharap dapat segera memiliki pekerjaan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!