Begini kronologi serangan London yang menghebohkan publik internasional, Rabu (22/3).
- Tim WowKeren
- Kamis, 23 Maret 2017 - 13:33 WIB
WowKeren - Serangan yang terjadi di London, Inggris, pada Rabu (22/3) tengah menjadi sorotan. Berdasarkan laporan terbaru setidaknya ada lima orang yang tewas akibat kejadian tersebut sementara 40 orang lainnya mengalami luka-luka.
Dikutip dari News.com.au, kejadian itu berawal pada pukul 14:39 waktu setempat saat sebuah mobil Hyundai warna abu-abu tiba-tiba menambah kecepatan saat menuju ke utara di Jembatan Westminster. Pukul 14:40 mobil tersebut kemudian menabrak puluhan pejalan kaki di trotoar.
Bahkan ada seorang wanita yang sempat terlempar jatuh ke Sungai Thames. Beruntung ia berhasil selamat meski mengalami luka serius. Setidaknya ada tiga orang yang tewas dalam kejadian tersebut. Jasad-jasad mereka tergeletak di sepanjang jembatan dan darah berceceran dimana-mana.
Pukul 14:43 mobil tersebut menabrak pembatas besi sekitar 200 meter sebelum pintu masuk gedung parlemen. Pengendara kemudian turun dan berlari ke arah gedung parlemen. 14:44 pelaku menusuk polisi Keith Palmer (48) di pos keamanan hingga tewas. Korban diketahui tak membawa senjata saat itu. Sejumlah polisi lainnya juga sempat ditusuk saat berusaha menolong Palmer, tiga diantaranya mengalami luka cukup serius.
Pada 14:46 pelaku kemudian berlari menuju pintu masuk utama gedung namun ia berhasil dilumpuhkan oleh tembakan polisi. Ia sempat mendapat pertolongan dari paramedis, namun akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.
Sejumlah petugas kemudian melakukan pengamanan di lokasi. Perdana Menteri Theresa May langsung dibawa pergi meninggalkan gedung pada pukul 14:46. Turis dan pejalan kaki yang ada juga langsung digiring oleh polisi untuk meninggalkan lokasi.
Pukul 14:49 kepolisian menutup sebagian Sungai Thames sebagai langkah pengamanan. Penjagaan juga diperketat di sejumlah lokasi penting, salah satunya seperti Istana Buckingham. Pada pukul 15:30 kepolisian Scotland Yard akhirnya menyatakan jika aksi tersebut merupakan serangan teror.
Peristiwa serangan London ini tak pelak langsung menuai sorotan dari publik Internasional. Banyak pihak yang mengecam dan menunjukkan simpatinya. Bahkan di media sosial tagar #WeAreNotAfraid sempat menjadi trending topik.
(wk/)