Teaser Film Live Action 'Death Note' Panen Kritikan, Ini Alasannya
Film

Lihat cuplikan singkat film live action 'Death Note' yang diproduksi Netflix.

WowKeren - Netflix akhirnya merilis teaser perdana "Death Note" versi Hollywood. Sayangnya, cuplikan film live action yang diadaptasi dari manga populer Jepang berjudul sama itu langsung panen kritikan.

Banyak penonton yang kecewa dengan pemilihan pemeran Death Note yang tidak sesuai harapan mereka. Netflix dituduh melakukan melakukan whitewashing karena telah memilih aktor-aktor kulit putih Amerika untuk menghidupkan seluruh karakter utama dalam "Death Note".

Selain itu, "Death Note" versi Hollywood ini juga mengubah settingnya menjadi di Seattle. Tokoh aslinya yang bernama Light Yagami juga diganti menjadi Light Turner.


"Pertama 'Ghost in the Shell', kemudian sekarang 'Death Note' mendapatkan whitewashing," ujar seorang netter di Twitter. "OK Netflix! Whitewashing Death Nite tidak cukup buruk tetapi haruskah kamu mengganti nama Light Yagami menjadi Light Turner," sindir netizen lainnya.

"Death Note" merupakan serial manga asal Jepang yang ditulis oleh Tsugumi Ohba dan digambar oleh Takehsi Obata. Kisahnya tentang karakter pemuda bernama Light Yagami yang menemukan sebuah buku catatan misterius bernama Ryuk.

Buku tersebut memungkinkan pemiliknya untuk membunuh siapa pun hanya melalui nama dan wajahnya. Yagami menjadi terobsesi untuk menjadi pemegang aturan dalam kata lain ingin menjadi tuhan. Di sisi lain ada detektif bernama L berusaha untuk menghentikan hal ini.

Film ini dibintangi oleh Nat Wolff sebagai L, Lakeith Stanfield sebagai Light dan Willem Dafoe sebagai Ryuk. "Death Note" direncanakan tayang mulai 25 Agustus 2017.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait