Begini kisah tragis yang dialami seorang purnawirawan TNI yang harus bertahan hidup dengan air hujan.
- Tim WowKeren
- Senin, 03 April 2017 - 13:30 WIB
WowKeren - Nasib malang menimpa seorang pria berusia 57 tahun asal Sarirejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Pria bernama Radimin itu ditemukan di dalam sumur di Lingkungan Ngancar, Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (2/4) siang.
Dilansir dari Kompas, Radimin mengatakan bahwa ia adalah korban perampokan. Kejadian terjadi pada Senin (27/3) malam saat hendak mengunjungi rumah orangtuanya di Yogyakarta. Saat itu ia berniat mampir ke toko peralatan dapur daerah Solo.
Sayangnya ia justru dihadang dua orang tak dikenal dan dimasukkan ke dalam mobil. Radimin lantas dipukul dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri lalu dilempar ke dalam sumur sedalam 15 meter. Ia mulai sadar pada Selasa (28/3) siang karena air hujan yang jatuh ke dasar sumur.
Dengan air hujan itulah Radimin bertahan hidup. "Seperti mimpi saja, saya sadar dalam posisi di dalam sumur. Setelah itu saya pakai ponsel saya untuk telepon anak dan istri sampai baterainya habis," kata Radimin. Sayang usahanya itu tak membuahkan hasil karena tak ada sinyal.
"Saya tahunya sudah ganti hari jika matahari tepat di atas sumur, berarti itu sekitar jam 12 siang. Itu saja," ujar Radimin. "Hanya bisa ugat-uget seperti belut, akhirnya saya pasrah dan terus berdoa. Hingga pada hari kelima, akhirnya saya ditemukan oleh pencari rumput."
Radimin berhasil diselamatkan oleh seorang warga yang langsung memanggil regu penyelamat. Awalnya penyelamat tersebut ragu dan mengira Radimin hanya seekor kucing. "Awalnya saya kira suara kucing menangis, suara tangisannya meringik. Setelah dekat, saya kaget dari dalam sumur ada suara orang minta tolong," kata Mukimin.
Sayangnya, sepeda motor Yamaha Xeon warna hitam dan tas ransel berisi uang Rp 10 juta milik Radimin sudah raib dibawa perampok. Namun ia bersyukur karena dirinya masih selamat meski mengalami patah tulang kaki, luka lebam dan robek kecil di bagian perut serta dada.
(wk/)