Jadi Saksi Kasus e-KTP, Anas Urbaningrum: Daun Jambu Saja Saya Nggak Terima
Nasional

Begini pembelaan Anas Urbandingrum atas keterkaitannya dengan kasus dugaan korupsi e-KTP.

WowKeren - Kasus dugaan korupsi e-KTP belakangan juga menyeret nama Anas Urbaningrum. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu akhirnya dipanggil untuk menjadi saksi dalam perkara yang merugikan negara hingga triliunan rupiah itu.

Kamis (6/4), Anas datang ke Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat. Saat ditanya oleh awak media, politisi ini mengaku hanya ingin membantu KPK untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

"Nggak ada persiapan. Tergantung materi yang ingin didalami. Tapi prinsipnya, saya akan membantu KPK untuk membedakan mana fakta, mana fiksi, membedakan mana cerita kosong, mana keterangan yang benar, membedakan mana fitnah mana fitness," ujar Anas.

Anas juga secara tegas menyatakan tidak menerima uang sepeser pun. Ia juga menyoroti adanya perbedaan cerita yang menurutnya hanya karangan dan tidak masuk akal.


"Begini, soal kongres kan sudah ada sidangnya sendiri. Satu peristiwa masa ada 2 cerita. Kalau mau jernih, mau jeli, dengan mudah bisa bedakan mana karangan, mana yang benar, mana kesaksian, mana kesurupan. Daun jambu saja nggak ada apalagi uang," imbuhnya.

Lebih lanjut, Anas juga mengatakan jika pertemuannya dengan Andi Narogong hanyalah karangan belaka. "Kalau itu mudah dicek kan, lewat CCTV kan ada. Kalau aku punya teman namanya Andi juga tapi bukan Andi Narogong. Mudah-mudahan hari ini saya bisa pertama kali bertemu kalau ada atau suatu hari. Ya kan kata itu toh kata makhluk itu toh," pungkas Anas.

Sementara itu selain Anas, Setya Novanto kabarnya juga akan menjadi saksi dalam kasus e-KTP ini. Nama Ketua DPR ini memang telah beberapa kali disebut sejak kasus ini mencuat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!