Begini reaksi Setya Novanto menanggapi pertanyaan tentang pesan 'jangan galak' yang diungkap Ganjar Pranowo.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 April 2017 - 15:11 WIB
WowKeren - Persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP kembali digelar Kamis (6/4). Kali ini, sejumlah saksi seperti Anas Urbaningrum dan Setya Novanto dihadirkan untuk memberikan kesaksian di hadapan Majelis Hakim.
Dalam keterangannya Setya Novanto mengaku tidak pernah menerima uang terkait kasus ini. Tidak hanya itu ia juga membantah pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Seperti diketahui, Ganjar sebelumnya sempat mengungkap arahan dan pesan "jangan galak soal untuk e-KTP".
Novanto mengatakan jika pernyataan tersebut tidak benar. Ia bahkan mengaku kaget mantan pimpinan Komisi II DPR itu bisa mengatakan hal tersebut.
"Tidak benar Yang Mulia. Nggak benar itu," ujar Setya Novanto. "Ya. Kaget juga dia bilang itu."
Novanto juga membantah terlibat dalam pembahasan untuk mengawal anggaran e-KTP di DPR. "Disampaikan secara sepintas yaitu yang berkaitan program dan saya sampaikan jika untuk kepentingan nasional dan bisa dijalankan sesuai dengan mekanisme harus didukung," imbuh Novanto.
Seperti diketahui, Ganjar sebelumnya mengatakan jika sempat dipesani oleh Novanto saat bertemu di Bandara Ngurah Rai, Bali pada 2011-2012. Menurutnya, Novanto mengatakan hal tersebut lantaran ada perdebatan terkait proyek e-KTP.
"Kita berjumpa dalam suatu penerbangan tetapi beda pesawat. Itu saya mau masuk pesawat dan didatangi, dibilang begitu. Katanya jangan galak-galak dan saya bilang sudah selesai urusan e-KTP dan bukan urusan saya," terang Ganjar. "Waktu itu kita berdebat masalah item-item di e-KTP, waktu itu uji coba yang dikritisi teman-teman itu 'yakin atau nggak, akan berhasil apa nggak?'."
(wk/)