Begini hasil pemeriksaan polisi atas anggota DPRD Pasuruan yang diduga terkait dengan ISIS.
- Tim WowKeren
- Senin, 10 April 2017 - 17:11 WIB
WowKeren - Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Partai Keadilan Sejahtara (PKS), Muhammad Nadir Umar dijemput oleh Densus 88 usai dideportasi oleh otoritas Turki. Berdasarkan kabar yang beredar, Nadir Umar diduga terkait dengan ISIS.
Namun, pihak PKS sendiri membantah kabar yang beredar tersebut dan menyebutkan jika Umar tersandung masalah visa. "Kami minta klarifikasi terkait Umar. Informasi terkait tidak terkait terorisme apalagi ISIS tapi terkait administrasi paspor," ujar Politikus PKS Nasir Djamil.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar baru-baru ini juga mengatakan jika pemeriksaan pada Umar telah selesai. Ia kini juga telah dibebaskan.
"Proses dimintai keterangan info hari ini selesai (dilakukan). Jadi hari ini sudah dinyatakan selesai, hari ini akan dijadwalkan dikembalikan kepada keluarga," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian tidak menemukan indikasi adanya keterkaitan dengan teroris. Selain Umar, polisi juga sempat menahan Budi Mastur, namun ia telah dipulangkan pada Minggu (9/4).
"Mereka kan kumpul-kumpulkan dana bantuan dari umat, mereka punya program kepedulian membantu korban-korban dari Palestina yang di pengungsian, khusus yang ada di pengungsian," imbuh Boy.
(wk/)