Rekan Bisnisnya Dijemput Paksa Oleh Polisi, Sandiaga Uno Minta Maaf
Nasional

Begini tanggapan Sandiaga Uno atas penjemputan paksa dan pemeriksaan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi.

WowKeren - Rekan bisnis Sandiaga Uno, Andreas Tjahjadi dijeput paksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Ia kemudian diperiksa selama kurang lebih 15 jam terkait kasus dugaan penggelapan lahan senilai Rp 12 miliar. Mengetahui penjemputan paksa tersebut Sandiaga Uno mengaku khawatir, mengingat Andreas sudah berumur, tapi harus menjalani pemeriksaan yang lama. Ia juga meminta maaf lantaran menduga jika kasus ini ada kaitannya dengan Pilkada DKI.

"Saya mohon maaf sih sama Pak Andreas dan keluarganya, karena kan ini pasti berhubungan dengan tanggal 19 April," ujar Sandiaga. "Beliau kan usianya sudah lanjut juga. Baru mengikuti turnamen (golf) untuk senior mewakili indonesia. Setelah travelling lebih dari 30 jam, beliau langsung dijemput."

Sandi mengungkap jika dirinya juga sempat berbicara sebentar dengan rekan bisnisnya itu setelah pemeriksaan usai. Ia dan Andreas mengaku heran mengapa kasus ini bisa terjadi. Meski begitu cawagub pasangan Anies Baswedan ini meyakini jika hukum akan mengungkap kebenaran.


"Dia bilang 'kok jadi begini ya'?" ujar Sandi menirukan ucapan Andreas. "Dia yakin kalau kebenaran itu tidak akan bisa tergoyahkan oleh kasus hukum."

Sepperti diketahui, Sandiaga dan Andreas dilaporkan oleh Djoni Hidayat dan Edward Soeryadjaja melalui pengacara Fransiska Kumalawati. Mereka dituding melakukan penggelapan tanah di kawasan Curug, Banten, senilai Rp12 miliar pada Desember 2012.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!