Beginilah awal mula cerita Haikal bisa menjadi bos hacker "Gantengers Crew", ternyata Haikal dan anak buahnya memiliki kesamaan.
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 April 2017 - 14:41 WIB
WowKeren - Masih berusia belia namun sudah memiliki anak buah. Di situlah salah satu kehebatan Sultan Haikal, hacker Indonesia yang namanya mulai banyak dikenal setelah tersangkut kasus peretasan situs tiket.com.
Haikal berperan sebagai bos hacker "Gantengers Crew", grup yang berisi kumpulan para hacker Indonesia. Meski usianya baru 19 tahun dan lulusan SMP, Haikal mampu merekrut bawahan untuk ia ajak bekerjasama.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, Haikal merekrut tiga anak buahnya lewat media sosial. “Lewat perkenalan di facebook. Kebetulan sama-sama gamer dan kemudian tukar info soal game,” jelasnya di Mabes Polri, Rabu, 5 April 2017.
Lebih lanjut Rikwanto menerangkan, para pelaku intens berhubungan setelah bermain game bersama-sama. Dari game itu mereka menghasilkan uang, komunikasi mereka pun lancar, dan lahirlah ide untuk membobol situs yang diprakarsai Haikal. “Haikal merekrut mereka untuk meneruskan situs-situs yang sudah dibuka (diretas),” ujar Rikwanto.
Kepada tiga anak buahnya, Haikal memberi tahu metode untuk mereras situs. Selama beberapa waktu berjalan, mereka sudah meretas 4.600 situs. Kendati begitu, tujuan utama mereka meretas tidak untuk mencari keuntungan. “Kebanyakan untuk urusan unjuk kemampuan,” sambungnya.
Akibat ulah kelompok "Gantengers Crew" ini, pihak tiket.com mengalami kerugian sebesar Rp 4,1 miliar. Grup hacker ini juga melakukan ilegal akses server Citilink dengan menggunakan user name dan password milik travel agen tiket.com dengan tujuan untuk mendapatkan kode booking tiket pesawat. Para tersangka melakukan akses ilegal tersebut sejak Oktober 2016.
(wk/)