Begini peringatan Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Han Song Ryol atas ancaman serangan AS.
- Tim WowKeren
- Selasa, 18 April 2017 - 07:58 WIB
WowKeren - Hubungan antara Korea Utara (Korut) dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas. Apalagi setelah pemerintahan Donald Trump mengancam akan menyerang Korut jika rezim Kim Jong Un tidak menghentikan pengembangan senjata nuklir dan terus melakukan uji coba rudal balistik antar benua.
Namun, ancaman tersebut tampaknya tak membuat pihak Korut merasa gentar. Bahkan Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Han Song Ryol memastikan jika pihaknya akan terus melakukan uji coba tersebut.
"Kami akan terus melakukan uji coba rudal lebih banyak dalam jangka waktu mingguan, bulanan atau bahkan tahunan," ujar Han Song Ryol dalam wawancaranya dengan John Sudworth, BBC.
Tidak hanya itu, Han bahkan mengancam jika pihaknya siap kapan saja melancarkan serangan pada AS jika mereka terus menekan pemerintah Pyongyang. Menurutnya senjata nuklir yang dimiliki Korut merupakan bentuk pertahanan dari tindakan provokasi AS.
"Jika AS merencanakan menyerang kami, kami akan meresponnya dengan serangan nuklir pre-emptive dengan gaya dan metode kami sendiri," tegas Han. Bahkan jika AS nekat melancarkan serangan, Korut memastikan akan ada perang habis-habisnya sejak hari pertama.
Sementara itu, Wakil Presiden AS Mike Pence sebelumnya telah memperingatkan Korut untuk tidak "menguji" kesabaran AS. Namun baru-baru ini, Korut justru menggelar uji coba rudalnya, meski dilaporkan gagal.
Wapres, Mike Pence sendiri dikabarkan tengah mengunjungi Korea Selatan dan juga mengunjungi perbatasan untuk membahas masalah Korut. Militer AS kabarnya juga telah mengerahkan pasukan dan kapal induknya ke Semenanjung Korea.
(wk/)