Inilah pesan persatuan dari Presiden Jokowi yang terinspirasi dari pidato Bung Karno.
- Tim WowKeren
- Selasa, 18 April 2017 - 15:47 WIB
WowKeren - Selasa (18/4), peringatan 62 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) tengah diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan jajaran delegasi dari setiap negara tamu.
Keberagaman Indonesia diangkat sebagai tema pada Peringatan KAA 2017 kali ini. Dalam pidatonya, Jokowi berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak mudah tergoda dengan isu terkait suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang banyak terjadi belakangan ini.
"Kepada seluruh rakyat Indonesia, saya ingin berpesan, jangan mudah tergoda isu SARA yang memperlemah bangsa dan negara kita. Jangan takut melawan tindakan intoleransi dan kekerasan atas nama apapun," kata Jokowi. Menurut Jokowi, pesan persatuan itu juga pernah dikumandangkan oleh sang proklamator Bung Karno dalam pembukaan KAA di Bandung, 62 tahun silam.
"Bung Karno menyampaikan, jadikan lah prinsip live and let live, serta unity and diversity, menjadi kekuatan pemersatu yang akan membawa kita ke persahabatan dan diskusi yang bebas. Di mana masing-masing kita hidup dengan kehidupan kita sendiri dan biarlah mereka hidup dengan cara mereka dalam harmoni dan perdamaian," lanjut Jokowi.
Menariknya, dalam acara ini delegasi dari setiap negara juga memakai baju nasional masing-masing, seperti pada KAA yang dulu. Hal itu pun dijadikan bukti bahwa perbedaan latar belakang, warna kulit, agama, budaya, tidak menghalangi masyarakat untuk bersatu dan membangun solidaritas.
(wk/)