Penawaran ini dibuat agar para karyawan mau pergi dari kantor setelah pukul 15.00.
- Tim WowKeren
- Rabu, 19 April 2017 - 10:31 WIB
WowKeren - Firma humas yang berbasis di Tokyo, Sunny Side Up, mengumumkan bahwa para pegawai boleh pulang lebih awal pada Jumat terakhir setiap bulan. Pengumuman ini menggiurkan sekali, bukan?
Masalahnya? Tidak ada yang mau pergi. Sekalipun perusahaan telah memberikan keringanan, tampaknya semua orang tetap enggan beranjak dari mejanya. "Ini bukan kebiasaan Jepang," kata Ryuta Hattori, kepala departemen komunikasi global Sunny Side Up, dilansir dari BBC.
"Dalam budaya kerja Jepang, kami bekerja sangat keras dan sangat lama dan tidak seorang pun pulang lebih dulu. Pokoknya tidak," lanjut Ryuta.
Konsep Premium Friday atau "Jumat Premium" merupakan bagian dari prakarsa terbaru pemerintah Jepang yang dimulai pada 24 Februari. Prakarsa ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan budaya kerja keras di negara itu.
Sebulan sekali pada Jumat Premium, para pegawai diimbau untuk pulang kantor pada pukul 15.00. Dengan harapan stres di tempat kerja bakal berkurang namun kenyataannya lebih sulit dari yang dibayangkan.
Di perusahaan Hattori, yang punya slogan "mari bersenang-senang", insentif diperlukan demi mendorong para pekerja keluar kantor. "Kami harus memberi mereka bonus," kata dia.
Setiap pegawai yang meninggalkan mejanya pada pukul 15.00 pada hari Jumat Premium akan menerima amplop berisi uang tunai 3.200 yen atau sekitar Rp 400 ribu. Beberapa dari mereka pergi ke izakaya, tempat minum-minum ala Jepang yang juga menjual makanan ringan sedangkan yang lainnya pergi bermain sepak bola.
(wk/)