Ketika dibuai asmara maka apa saja bisa dilakukan termasuk berbuat hal yang tak biasa. Misalnya promosi menggunakan PowerPoint.
- Tim WowKeren
- Jumat, 21 April 2017 - 12:42 WIB
WowKeren - Saat wanita naksir seorang pria, tak banyak hal yang bisa dilakukannya. Umumnya mereka tak mau mengajak kencan apalagi 'nembak' duluan karena gengsi atau takut dicap agresif.
Namun aturan itu sepertinya tidak berlaku bagi Lizzy Fenton. Mahasiswa itu bukan hanya berani mengungkapkan perasaan pada pria yang disuka bernama Carter.
Tak tanggung-tanggung, Lizzy bahkan mempromosikan dirinya sendiri dengan mengirim presentasi PowerPoint. Dalam dokumen itu, dia berusaha menjelaskan mengapa Carter harus menjadikannya pacar.
Berbeda dengan wanita lain yang mungkin hanya bisa stalking Instagram pria yang ditaksir, Lizzy memutuskan untuk menghubungi Carter duluan. Selayaknya orang yang melamar kerja, Lizzy mengirim dokumen berisi kelebihan-kelebihan yang membuat mahasiswi University of Minnesota itu pantas dijadikan kekasih baru Carter.
Dilansir dari
I just emailed this powerpoint to my crush Carter do you think it'll work :// pic.twitter.com/xHN1bYSdL6
— Lizzy Fenton (@LizzyFenton) March 27, 2017
"Muak dengan keluargamu yang menyuruhmu untuk punya pacar serius? Jangan cari-cari lagi. Aku adalah orang yang pandai berbincang-bincang dan bisa mengobrol lama dengan orangtuamu. Aku berbusana baik dan akan terlihat classy di acara makan malam Thanksgiving, reuni keluarga dan acara serupa," tulis Lizzy dalam Power Point.
Lizzy bahkan membanggakan ukuran payudara hingga kestablian keuangannya. Dia pun meyakinkan Carter bahwa dia tidak perlu membayar semua yang mereka beli ketika berkencan karena Lizzy sudah berpenghasilan. "Di saat-saat krisis keuangan, aku punya dermawan di belakang layar (orangtua) yang bisa memberiku uang tunai. Aku selalu bekerja (jadi tidak akan terlalu menggangu)," kata Lizzy.
Sayangnya, kerja keras Lizzy dalam mengambil hati pria pujaan kurang mendapat respon positif. Dalam akun Twitter-nya, dia mengunggah foto berisi balasan Carter mengenai PowerPoint yang dikirim. "Ini sangat bagus. Tolong berhenti menghubungiku," tulis Carter.
(wk/)