Sayangkan Pembakaran Karangan Bunga di Balai Kota, Ahok: Kan Bisa Dijual Lagi
Nasional

Begini tanggapan sejumlah pihak terkait pembakaran karangan bunga untuk Ahok-Djarot di Balai Kota, Senin (1/5).

WowKeren - Aksi unjuk rasa para buruh pada Senin (1/5) kemarin menuai kehebohan. Pasalnya, massa yang ada sempat membakar karangan bunga di Balai Kota yang diberikan warga Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Pembakaran tersebut tak pelak menjadi perhatian Ahok. Dalam pernyataannya baru-baru ini Gubernur Petahana itu mengaku sangat menyayangkan sikap pada pengunjuk rasa. Menurutnya karangan bunga tersebut masih bisa dijual dan dimanfaatkan kembali.

"Sayang saja. Karena papan bunga bekas bisa dijual Rp 50 ribu ke toko bunga kembali," ujar Ahok. "Malahan katanya bisa Rp 100 ribu jika sampai ditoko bunganya dan masih bagus dan buat dipakai lagi."


Tanggapan serupa juga diutarakan oleh cawagub DKI, Sandiaga Uno. Pengusaha sekaligus politikus ini mengaku berharap aksi unjuk rasa bisa berlangsung dengan damai. Ia juga berjanji akan meningkatkan UMP setelah dilantik nanti.

"Tentunya ingin kondusif suasana. Saya sudah sampaikan supaya tidak anarkis dan merangkai suatu kebhinnekaan. Apa yang terjadi hari ini agar menjadi pelajaran ke depan. Agar fungsi dialog dibuka selebarnya," ujar Sandi.

Pembakaran karangan bunga tersebut juga menuai reaksi beragam dari masyarakat. Sebagian menilai jika aksi "spontan" itu disebabkan oleh emosi sesaat. Sedangkan yang lain beranggapan jika para buruh tersebut sengaja melakukan aksinya sebagai media meluapkan kekesalan pada Ahok lantaran tak berhasil mencapai Istana dan menemui Presiden Joko Widodo.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait