Baeksang akhirnya mengungkap hasil voting juri profesional, ini poin D.O dan Yoona di nominasi lain.
- Tim WowKeren
- Jumat, 05 Mei 2017 - 12:52 WIB
WowKeren - Baeksang Arts Awards ke-53 telah selesai digelar 3 Mei lalu. Acara tahunan ini memberikan penghargaan dalam kategori film dan TV yang tayang periode Mei 2016 hingga April 2017.
Sebelum digelar, Baeksang membuka voting Popularity Award untuk memilih Movie Actor, Movie Actress, Drama Actor, dan Drama Actress terpopuler. Di kategori film, D.O. EXO dan Yoona Girls' Generation terpilih berdasarkan voting terbuka dari penonton.
Kini, Baeksang merilis hasil penilaian berdasarkan ketujuh juri yang memilih nominasi lain di kategori film. Mereka adalah Joo Chul Hwan Direktur Seoul Foundation for Arts and Culture, profesor Kim Mi Ra dari Seoul Women's University, CEO Kim Ok Young dari Story On, profesor Woo Mi Sung dari Universitas Yonsei, profesor Lee Dong Gyu dari Dongduk Women's University, Jung Duk Hyun pengamat budaya pop dan profesor Hong Kyung Soo dari Universitas Soonchunhyang.
Juri-juri ini dipilih dengan hasil konsultasi dari para profesional dan ahli di bidangnya. Di kategori film, Baeksang berkonsultasi dengan Lee Chun Yeon CEO Cine 200, Shim Young, CEO firma humas drama ShallWeTalk, dan Lee Eun Joo pimpinan redaksi majalah M.
Tak hanya mereka, 28 ahli film juga diikutkan dalam survey pemilihan film terbaik produksi tahun lalu. Baeksang juga meminta pendapat dari para sutradara, penulis skenario, distributor, rumah produksi film, jurnalis film, dan kritikus profesional. Berikut hasil pemilihan para juri tersebut :

D.O dan Yoona terbukti kalah telak di nominasi lain yang berdasarkan penilaian juri profesional. Kategori Best New Actor dimenangkan Ryu Jun Yeol dengan 4 poin. D.O setara dengan Ji Chang Wook dan Woo Do Hwan yang memperoleh 1 poin saja.
Lebih parah, Yoona malah tidak mendapatkan poin sama sekali di kategori Best New Actress. Kim Tae Ri lebih unggul 2 poin dan kategori ini dimenangkan Lee Sang Hee.
Sebenarnya, voting Popularity Award cukup menuai pro-kontra dari netizen. Beberapa netizen merasa voting terpopuler tak perlu dibuka karena ajang ini lebih butuh penialian juri profesional. Selain itu, banyak yang menduga Popularity Award hanya dipenuhi dukungan fans saja.
(wk/)