Beginilah anjuran yang baik dari para ahli gizi agar puasa kamu lancar.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 27 Mei 2017 - 09:51 WIB
WowKeren - Makan sahur amat penting untuk memberikan energi yang cukup bagi tubuh saat menunaikan ibadah puasa Ramadan. Sayangnya menu sahur sering kali diabaikan dengan alasan mengejar waktu sebelum imsak, mengantuk ataupun lelah.
Selain lemas, tubuh juga tidak bisa menjalankan aktivitasnya secara optimal sepanjang hari. Belum lagi risiko gangguan pencernaan yang mungkin terjadi dan kemungkinan paling parahnya, malnutrisi.
Lantas apa saja makanan yang harus diasup saat sahur agar puasa ramadan bisa dilakukan dengan maksimal, tubuh pun tetap sehat dan fit seharian hingga tiba waktu buka puasa? Ini saran para ahli gizi:
Makan Karbohidrat
Pakar gizi Emilia Achmadi, MS., RD., mengatakan karbohidrat wajib ada di menu sahur. Karbohidrat memberikan tenaga bagi tubuh dan membuat mood lebih baik.
"Karbohidrat harus ada bahkan jika itu hanya nasi putih. Kalau bisa option yang lain (nasi merah) tapi jika cuma ada nasi putih tidak apa-apa asal balance dengan sayuran. Roti, sereal, buah juga boleh karena memiliki serat," jelas wanita yang akrab disapa Emil ini.
Protein Tak Kalah Penting
Protein juga penting sebagai cadangan energi ketika Anda berpuasa. Protein dari ikan, ayam. Untuk menu sahur, jumlah protein bisa diperbanyak agar perut terasa kenyang dan energi juga bertahan lebih lama. Kekurangan konsumsi protein bisa membuat tubuh terasa lemas dan lesu sehingga ibadah puasa ramadan menjadi tidak maksimal.
"Protein membuat kenyang terasa lebih lama dibandingkan karbohidrat. Itu bantu kurangi rasa lapar," kata dokter gizi Johannes Chandrawinata, SpKG.
Buah dan Sayur
Spesialis gizi klinis Dr. Fiastuti Witjaksono, SpKG menyarankan, dalam menu sahur perbanyaklah sayur serta buah. Kelompok makanan nabati ini kaya akan serat yang membuat perut terasa kenyang lebih lama.
Selain itu sayur dan buah juga mengandung banyak air serta mineral yang menjaga agar tubuh tak kekurangan cairan.
Lemak
Jangan dulu antipati terhadap lemak karena tak selamanya lemak membuat tubuh menjadi gemuk. Lemak sehat justru diperlukan untuk mendukung pelepasan energi dari makanan yang dikonsumsi saat sahur lebih optimal. Lemak juga memberi rasa kenyang lebih lama.
Kamu bisa mendapatkan lemak sehat dari susu, kacang-kacangan atau minyak ikan. Bisa juga dengan yogurt asalkan lambung dalam kondisi yang sehat.
"Yogurt mengandung nutrisi lengkap. Maka dari itu, yogurt juga bisa membantu menjaga kadar gula darah sehingga sensasi lapar berkurang," ungkap Dr Marya Haryono, M.Gizi, SpGK.
Makanan Tinggi Vitamin dan Mineral
Selain air putih, minuman lain dalam menu sahur haruslah sehat. Dr Razeen Mahroof, ahli anestesi dari Oxford, Inggris, seperti dikutip dari NHS mengatakan penting memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dengan jus buah segar atau buah potong.
Bisa juga dengan minum minuman mengandung elektrolit, lebih baik yang alami seperti air kelapa murni untuk menggantikan cairan elektrolit yang hilang selama berpuasa.
Jangan Lupa Cuci Sebelum Makan
Sebenarnya cuci tangan nggak hanya perlu dilakukan pas puasa saja. Kamu harus peduli dengan kebersihan tangan sebelum mengonsumsi makanan.
Tangan merupakan salah satu media orang-orang bersinggungan dengan kuman. Jadi sebelum kuman itu masuk ke tubuh, ada baiknya kamu mencuci tangan terlebih dahulu.
Olahraga
Lakukan olahraga ringan selama 20 menit. Kamu bisa mencoba bersepeda, lari atau jalan pagi. Lakukan setelah subuhan agar tubuh tetap dalam kondisi yang sehat.
Untuk pemula jangan paksakan durasi olahraga. Kamu bisa mencobanya dengan waktu lebih dari 5 menit lalu di lain hari, lebihkan berapa detik. Agar olahragamu nggak menjadi beban, lakukan bersama teman atau keluarga.
Berpuasa adalah anjuran yang wajib dikerjakan kaum muslim. Meski begitu kamu jangan melupakan anjuran untuk memperhatikan makanan agar tetap bersemangat menjalani puasa hingga berbuka.
(wk/)