Beginilah cara mudah keluar dari jerat Instagram yang selalu menggoda untuk stalking akun orang lain.
- Tim WowKeren
- Rabu, 31 Mei 2017 - 14:22 WIB
WowKeren - Media sosial perlahan-lahan telah masuk ke dalam hidup netter. Sosial media telah menjadi salah satu aspek paling penting dalam beberapa tahun terakhir. Kecanduan sosial media itu kini telah menjadi masalah yang biasa dialami banyak orang.
Bahkan penelitian terbaru mengatakan Instagram bisa memberikan dampak buruk bagi anak muda. Misalnya kesepian dan depresi. Berikut cara menghindari pemakaian Instagram biar nggak depresi:
Pahami Masalah
Apakah kamu pengguna Instagram akut yang susah berhenti dalam kurun waktu empat sampai enam jam setiap hari secara berulang-ulang? Bisa-bisa kamu masuk dalam tingkat kecanduan.
Apakah kamu tahu waktu lebih berarti bila dipakai dengan kegiatan yang produktif dibandingkan dengan berjam-jam selalu update status di sosmed. Hati-hati jika itu terjadi padamu, perlahan kamu akan menjadi pecandu sosmed.
Pahami Dampak yang Terjadi
Apakah hal yang terjadi di sosmed akan mempengaruhi kamu untuk menjadi emosional? Apakah kamu pernah berkelahi dengan orang lain di situs yang telah mnegganggu pola pikirmu?
Ini cenderung menjadi gejala ke arah kecanduan sosmed setelah itu mempengaruhi hidup dan menimbulkan dampak yang mungkin nggak kamu bayangkan.
Atur Rutinitas
Langkah pertama untuk berhenti menjadi pecandu Instagram adalah kelola tab secukupnya saat membuka situs yang sedang digunakan. Biasanya kecanduan terdeteksi ketika kamu sedang berkumpul dengan keluarga, teman, saat makan, maupun saat bekerja kamu selalu fokus dengan ponsel.
Kamu selalu nggak ketinggalan untuk ambil gambar dan posting di akunmu. Belum lagi kepo untuk postingan orang lain. Untuk itu ada baiknya tinggalkan ponselmu sejenak, ingat pekerjaan dan orang-orang di sekitar lebih penting dibandingkan Instagram.
Ganti dengan Hobi
Langkah selanjutnya singkirkan dulu Instagram untuk sementara waktu. Gantikan kegiatan skroling timeline Instagram dengan hobi yang pernah kamu geluti atau dengan hobi baru.
Dedikasikan waktu kamu untuk sekadar menjalankan hobi agar kegiatanmu semakin bermanfaat. Hal ini akan membantu kamu karena sibuk serta fokus terhadap sesuatu yang berguna dan produktif. Dengan begitu akan membantu kamu keluar dari candu Instagram.
Jangan Prioritaskan Instagram
Jangan memprioritaskan Instagram lebih dari apa pun. Media sosial haruslah menjadi peringkat paling rendah dalam daftar prioritas.
Begitu kamu mulai memprioritaskan medsos atas pekerjaan, keluarga atau kesehatan pribadi, hal-hal ini akan mengubah kehidupan menjadi buruk.
Survei dari UK Snapshots itu seakan menjadi pengingat bahwa terlalu sering membuka Instagram nggak baik untuk mental anak muda. Karena itu, hindari media sosial dan jadikan itu menjadi hiburan di waktu luang.
(wk/)